Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perang Dagang Trump Kembali Guncang Pasar Dunia: S&P Rugi $5,8 Triliun, Resesi Mengintai

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Perang Dagang Trump Kembali Guncang Pasar Dunia: S&P Rugi $5,8 Triliun, Resesi Mengintai Doc: Euractiv
Ket. Presiden Donald Trump

Kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump kembali mengguncang tatanan perdagangan global. Kebijakan tersebut telah menyebabkan gejolak di pasar keuangan, meningkatkan risiko resesi, dan menghapus nilai pasar saham dalam skala yang belum pernah terjadi sejak 1950-an.

Indeks S&P 500 ditutup di bawah 5.000 untuk pertama kalinya dalam hampir setahun pada hari Selasa, mendekati ambang pasar melemah, yang didefinisikan sebagai penurunan sebesar 20% dari puncak tertinggi sebelumnya. Dalam waktu empat hari sejak Trump mengumumkan tarif baru, perusahaan-perusahaan dalam indeks tersebut telah kehilangan sekitar $5,8 triliun nilai pasar.

Pasar Asia pun kembali terguncang. Indeks Nikkei Jepang jatuh lebih dari 3%, sementara mata uang won Korea Selatan anjlok ke posisi terendah dalam 16 tahun. Saham berjangka AS menunjukkan penurunan hari kelima berturut-turut, memperkuat kekhawatiran akan dampak jangka panjang kebijakan tarif ini.

Trump menggandakan tarif atas impor dari Tiongkok menjadi 54%, menyusul langkah balasan dari Beijing. Pemerintah Tiongkok menyebut kebijakan ini sebagai bentuk pemerasan dan berjanji untuk melawan.

Meski Trump menyebut tarif sebagai "permanen", ia juga mengklaim tarif tersebut memaksa banyak negara untuk bernegosiasi. "Banyak negara datang dan ingin membuat kesepakatan," ujarnya dalam sebuah acara di Gedung Putih. Pembicaraan dengan Jepang, Korea Selatan, dan kunjungan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dijadwalkan dalam waktu dekat.

Namun, upaya menenangkan pasar belum membuahkan hasil. Meskipun sempat pulih sesaat pada hari Selasa, saham AS kembali melemah menjelang penutupan.

Putaran tarif terbaru berlaku mulai Sabtu lalu, menargetkan negara-negara yang dianggap "merampok" ekonomi AS. Daftar ini mencakup sekutu dekat seperti Uni Eropa (20%) dan Vietnam (46%), negara yang sebelumnya mendapat manfaat dari pengalihan rantai pasokan akibat perang dagang AS-Tiongkok.

Para ekonom memperingatkan bahwa konsumen AS kemungkinan besar akan menghadapi harga lebih tinggi untuk berbagai barang, mulai dari sepatu hingga anggur. Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa tiga dari empat warga AS memperkirakan harga kebutuhan sehari-hari akan naik dalam enam bulan ke depan.

Barang-barang yang sudah dalam perjalanan sebelum tanggal efektif masih akan bebas dari bea masuk baru, asalkan tiba sebelum 27 Mei.

Trump juga mengisyaratkan putaran tarif baru tengah disiapkan, dengan menyebut bahwa pajak besar terhadap impor farmasi—sektor yang sebelumnya dikecualikan—akan segera diumumkan.

Kebijakan ini menandai eskalasi terbaru dalam pendekatan proteksionis Trump terhadap perdagangan global—sebuah strategi yang membuat pasar global waspada, meningkatkan tekanan inflasi domestik, dan berisiko mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Nasional
Potensi Panas Bumi Jadi And...

OJK Dorong Akses Kredit UMKM Lebih Luas

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
OJK Dorong Akses Kredit UMK...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Kolombia, 164...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Guncang Kolom...
Luar Negeri
Ukraina Ungkap Russia Telah...
Luar Negeri
Myanmar Tingkatkan Serangan...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.