Keputusan AS Berlakukan Tarif 104% untuk Impor Tiongkok, Bursa Saham Asia Rontok
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 14:33 WIB | Oleh: Muchamad IsmailBank Rakyat Tiongkok (PBoC), Rabu (9/4), menetapkan kurs yuan sebesar 7,2066 per dollar AS atau level terlemah sejak September 2023. Hal itu mendorong yuan dalam negeri turun menjadi 7,3499 per dollar AS atau sedikit lebih kuat dari level 7,3510 yang merupakan level terlemah sejak akhir 2007.
Terkait obligasi pemerintah AS, imbal hasil Treasuries bertenor 10 tahun naik 24 basis poin menjadi 4,501 persen. Hal itu merupakan pergerakan yang tidak biasa dalam zona waktu Asia sehingga menyebabkan total kenaikan selama tiga hari terakhir mencapai 51 bps.
Selainjutnya, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun melonjak 28 bps menjadi 5,023 persen, tertinggi sejak akhir 2023.
Di pasar valuta, mata uang safe-haven seperti yen dan franc Swiss kembali mendapat dukungan, dengan dollar merosot 0,8 persen menjadi 145,10 yen dan turun 0,5 persen menjadi 0,8430 franc Swiss.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan lain, Bank Sentral Selandia Baru memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 3,5 persen. Hal itu membuka peluang bagi potensi pemangkasan yang lebih besar karena memperingatkan mengenai risiko penurunan ekonomi akibat hambatan perdagangan global.
Sementara itu, harga minyak dunia anjlok hampir 4 persen dalam perdagangan, Rabu (9/4) karena kekhawatiran tentang permintaan dari Tiongkok. Harga minyak mentah jenis Brent anjlok 3,7 persen menjadi 60,50 dollar AS per barel, sementara harga minyak mentah AS juga anjlok 4,1 persen menjadi 57,16 dollar AS per barel.
Namun, gejolak global sepertinya mendorong investor beralih ke emas sebagai safe haven. Alhasil, harga emas kembali menguat dan terakhir naik 0,7 persen menjadi 3.005 dollar AS per ons.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!