Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertahanan Madrid Keropos, Makanan Empuk Arsenal

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 06:55 WIB | Oleh:
Pertahanan Madrid Keropos, Makanan Empuk Arsenal Doc: JAVIER SORIANO / AFP
Ket. Gelandang Real Madrid Jude Bellingham (kiri) melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid versus Valencia di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Sabtu (5/4).

MADRID - Real Madrid akan membawa kekuatan penuh lini depan saat bertandang ke markas Arsenal dalam  leg pertama perempat final Liga Champions,  Rabu (9/4) dini hari WIB. Namun, di balik ketajaman itu, terdapat celah besar di lini  pertahanan yang siap dieksplorasi The Gunners.

Kekalahan 1-2 dari Valencia di La Liga akhir pekan lalu menjadi cermin nyata rapuhnya pertahanan Madrid. Hasil itu membuat Los Blancos kini tertinggal empat poin dari Barcelona dan mencatat kekalahan ke-10 di semua kompetisi. Catatan itu jauh lebih besar dari musim lalu, saat mereka hanya kalah dua kali sepanjang musim saat menjuarai La Liga dan Liga Champions.

Pelatih Carlo Ancelotti menyadari ada pergeseran identitas tim. Kehadiran Kylian Mbappe memang membawa tambahan daya gedor dengan  mencetak 33 gol musim ini. Namun,  itu dicapai dengan harga mahal,  hilangnya kestabilan di lini belakang.

“Musim ini kami jauh lebih tajam di depan lewat Mbappe, tapi di sisi lain harus lebih kesulitan di belakang. Kami harus bekerja lebih kolektif saat bertahan,” ujar Ancelotti pekan lalu. Madrid juga kehilangan sosok pengatur ritme di lini tengah setelah Toni Kroos pensiun.  Tanpa gelandang asal Jerman itu terlihat jelas dalam transisi permainan yang kerap kacau.

Madrid harus tampil tanpa gelandang bertahan Aurelien Tchouameni yang absen karena skorsing. Masalah juga menghantui posisi penjaga gawang: Thibaut Courtois dan Andriy Lunin masih diragukan tampil karena cedera. Pemain muda Fran Gonzalez bahkan harus menjalani debut saat melawan Valencia.

“Kami harap keduanya bisa kembali. Masalahnya, lawan tak butuh banyak usaha untuk menjebol gawang kami,” ujar Ancelotti usai laga tersebut. Komentar itu muncul setelah Real kebobolan menit ke-95 oleh gol Hugo Duro. Ini hanya beberapa hari setelah kemasukan empat gol saat menjamu Real Sociedad di Copa del Rey, meskipun akhirnya lolos ke final dengan agregat 5-4.

Di La Liga, Madrid sudah kebobolan 31 gol, lima lebih banyak dari total musim lalu. Di level  Eropa, kekalahan dari Liverpool, AC Milan, dan Lille memaksa Los Blancos  melewati babak play-off.  Madrid memang berhasil menyingkirkan Manchester City dengan agregat 6-3, tapi cara mereka menang tetap menyisakan tanda tanya.

Mbappe menjadi pahlawan dengan empat gol ke gawang City, namun lawan sekelas Arsenal bisa jadi lebih efektif dalam mengekspos kelemahan Madrid. Cederanya Dani Carvajal dan Eder Militao memaksa Ancelotti melakukan eksperimen di lini belakang. David Alaba baru kembali dari cedera panjang dan belum tampil optimal.

Sedangkan Antonio Rudiger harus bekerja ekstra keras menjaga stabilitas, didampingi bek muda Raul Asencio yang belum sepenuhnya mapan. Ironisnya, Madrid tidak merekrut bek baru musim panas lalu, meski krisis pertahanan sudah mulai terlihat.

Rudiger dan Mbappe sempat hampir absen akibat hukuman UEFA setelah selebrasi berlebihan dalam kemenangan atas Atletico Madrid. Namun keduanya kini dipastikan bisa tampil di Emirates.

Ancelotti sendiri sempat membingungkan publik soal peran para penyerangnya. Oktober lalu soal Mbpee, dia mengatakan, “Saya lebih suka dia mencetak gol ketimbang menekan lawan.” Tapi di lain kesempatan, dia justru menuntut kerja keras lebih dari sang bintang asal Prancis dan Vinicius.

Kini, saat keseimbangan antara serangan dan pertahanan masih belum ideal, harapan Madrid hanya satu: lini depan harus mencetak lebih banyak gol.

Peluang Terakhir

Di sisi lain, Liga Champions menjadi peluang terakhir pelatih Arsenal Mikel  Arteta untuk mengakhiri musim ini dengan trofi. Ini sekaligus menghapus dahaga gelar dalam lima tahun masa kepemimpinannya di London Utara. Arsenal belum pernah memenangkan Liga Champions. Dia hanya sekali mencapai final saat kalah dari Barcelona pada  tahun 2006.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.