Aceh Barat Genjot Literasi Masyarakat, 237 Desa Danai Perpustakaan
📅 Selasa, 08 Apr 2025, 19:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa.
MEULABOH - Perpustakaan desa bisa sangat efektif meningkatkan literasi baca jika tidak hanya menyediakan buku, tapi juga dikelola aktif, melibatkan masyarakat, dan menghadirkan program-program menarik.
Program literasi akan lebih berhasil kalau ada kolaborasi antara pemerintah desa, sekolah, dan warga.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh memastikan 237 desa atau gampong dari total 322 desa di daerah itu mengalokasikan Rp10-Rp20 juta/desa guna membeli buku bacaan pada setiap perpustakaan desa.
“Pengadaan buku bacaan di setiap gampong ini menindaklanjuti surat Pj Gubernur Aceh tentang dukungan dana desa Tahun 2025 untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat gampong,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat, Marjan Hanafi Lubis di Meulaboh, Selasa (8/4).
Berdasarkan surat Pj Gubernur Aceh Safrizal yang ditandatangani pada 21 November 2024 yang ditujukan kepada Pj bupati/wali kota di Aceh menyebutkan pengadaan tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat gampong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal itu sebagaimana telah diatur melalui Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa.
Dalam surat tersebut disebutkan, perpustakaan gampong/desa merupakan wahana belajar untuk pengembangan potensi masyarakat untuk mewujudkan kemandirian masyarakat pedesaan.
Tujuannya agar mampu mendayagunakan dan mengoptimalkan potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat Gampong.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembiayaan penyelenggaraan perpustakaan di masing-masing gampong/desa salah satu sumber pembiayaannya dapat menggunakan Dana Desa bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.
Hal itu mempedomani Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa, antara lain dipergunakan untuk pengadaan buku-buku dan bahan bacaan lainnya.
Sedangkan pengadaan buku dan bahan bacaan lainnya yang dilakukan oleh masing-masing gampong/desa diharapkan berkembangnya potensi
gampong untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Kemudian meningkatnya kegiatan usaha ekonomi dan budaya berbasis kearifan lokal, sebagai pedoman dalam pelaksanaan urusan penyelenggaraan Pemerintahan Gampong baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Gampong.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!