Ribuan Kendaraan Menyeberang ke Bali, Trafik Arus Balik Meningkat Tajam
📅 Minggu, 06 Apr 2025, 10:45 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Asdp
JAKARTA — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan pada trafik arus balik Lebaran 2025 dari Jawa ke Bali pada Jumat (4/4) atau H+3 Lebaran, dengan total 42.108 orang dan 12.775 unit kendaraan yang telah menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan pergerakan kendaraan logistik dan angkutan umum pada periode tersebut.
“Kami mencatat kendaraan truk meningkat hingga 69 persen dan jumlah bus naik 21 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menandakan pemulihan mobilitas pasca-Lebaran berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Secara total, pergerakan dari H-10 hingga H+3 mencatatkan angka signifikan. Tercatat 370.668 orang dan 86.733 unit kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Bali.
Sementara dari arah sebaliknya, Bali menuju Jawa, jumlahnya lebih tinggi, yakni mencapai 600.052 penumpang dan 184.703 kendaraan.
ASDP memastikan seluruh layanan di pelabuhan berjalan optimal dan lancar meski volume kendaraan dan penumpang meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penguatan operasional serta sistem digitalisasi menjadi kunci dalam mengurai potensi antrean saat puncak arus balik.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan secara mandiri melalui aplikasi dan website Ferizy. Sistem ini sangat membantu mempercepat proses layanan dan mengurangi kepadatan di pelabuhan,” ujar Shelvy.
Dengan pembelian tiket yang sudah dapat dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan, pengguna jasa dapat merencanakan perjalanan dengan lebih tenang. ASDP juga mendorong pemudik untuk memeriksa kesiapan kendaraan dan mengikuti aturan keselamatan pelayaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemarin, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga meninjau Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana untuk menghadapi puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4).
"Kami prediksi puncak arus mudik terjadi mulai Sabtu-Minggu, untuk itu kami imbau para pemudik untuk bijak dalam berkendara, apalagi dengan anomali cuaca yang saat ini terjadi," ujar Irjen Nanang.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan informasi terkait prediksi adanya cuaca esktrim yang terjadi di wilayah sekitar Lintang Selatan.
Sesuai arahannya, sistem peringatan dini akan diperkuat melalui prosedur operasional standar (SOP) gabungan antara BMKG, ASDP, dan Forkopimda. Optimalisasi kantong parkir juga menjadi perhatian utama guna menghindari kepadatan di pelabuhan jika kapasitas mencapai batas maksimal.
Kapolda juga menambahkan kemungkinan penerapan rekayasa arus lalu lintas untuk menghindari perambatan di titik tertentu.
“Silakan diikuti arahan yang diberikan petugas di lapangan, karena sudah melalui kajian dan juga sudah dievaluasi, gladi dan disosialisasikan kepada masyarakat sebelumnya,” tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!