Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Kesiapsiagaan Bencana dengan Kolaborasi Lintas Sektor

3 Sabtu, 16 Mei 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Kesiapsiagaan Bencana dengan Kolaborasi Lintas Sektor Memperkuat Kesiapsiagaan Bencana dengan Kolaborasi Lintas Sektor Doc: Antara
Ket. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengikuti simulasi manajemen bencana bersama BPBD, Basarnas, dan BMKG di kampus 3 UNG, Sabtu.

Gorontalo - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan muda dalam menghadapi situasi darurat melalui simulasi manajemen bencana, dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari BPBD Provinsi Gorontalo, Basarnas hingga BMKG.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penanggulangan bencana, di tengah meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang tanggap terhadap bencana di Indonesia.

Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran UNG Zuhriana K. Yusuf, mengatakan praktik lapangan itu merupakan implementasi Inter Professional Education (IPE), yang mendorong setiap program studi berkontribusi sesuai kompetensi profesi masing-masing dalam penanganan bencana.

“Simulasi ini menjadi bagian dari pembelajaran manajemen bencana agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktik dalam situasi kedaruratan,” kata Zuhriana.

Dalam simulasi tersebut, Fakultas Kedokteran UNG menyiapkan skenario penanganan korban bencana dari aspek kesehatan melalui pendirian rumah sakit lapangan, penentuan titik kumpul aman, hingga penerapan protokol layanan kesehatan darurat.

Sebanyak 64 mahasiswa diterjunkan langsung untuk mempraktikkan prosedur evakuasi, penyelamatan  korban, pelayanan medis awal, serta koordinasi lintas sektor dalam kondisi darurat.

Menurut Zuhriana, penguatan kapasitas mahasiswa di bidang kedaruratan menjadi penting karena Indonesia merupakan negara rawan bencana, sehingga tenaga kesehatan dituntut memiliki kesiapan menghadapi situasi krisis kemanusiaan.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam simulasi lapangan juga menjadi langkah strategis untuk membangun budaya sadar bencana di lingkungan akademik, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mitigasi bencana nasional.

Pengelola Data BPBD Provinsi Gorontalo, Mohamad A. Nasaru mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diperlukan untuk memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami melakukan simulasi skenario evakuasi dan mengedukasi seluruh perangkat universitas, terutama mahasiswa, terkait tugas mereka dalam penanggulangan bencana. Keterlibatan kampus penting karena universitas juga memiliki peran dalam penanganan korban bencana,” katanya.

Kolaborasi tersebut dinilai sejalan dengan upaya penguatan sistem penanggulangan bencana berbasis komunitas, termasuk mendorong institusi pendidikan menjadi bagian dari jejaring kesiapsiagaan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
PON Butuh Anggaran Rp1 Tril...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.