Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapan Sebaiknya Anda Makan? Sebelum, Sesudah, atau Saat Olahraga?

📅 Kamis, 03 Apr 2025, 14:50 WIB | Oleh:
Kapan Sebaiknya Anda Makan? Sebelum, Sesudah, atau Saat Olahraga? Doc: CNA/iStock

Banyak “ahli” olahraga di media sosial mengatakan berolahraga dengan perut kosong membakar lebih banyak lemak.

Namun ternyata, ada kesalahpahaman umum yang menyatakan bahwa berolahraga dalam keadaan puasa meningkatkan kinerja atau membakar lebih banyak kalori, kata Abby Langer, ahli diet di Toronto.

Apakah itu berarti Anda harus mengonsumsi banyak protein dan karbohidrat sebelum berolahraga? Tidak, itu juga tidak benar.

Berikut informasi tentang kapan dan bagaimana Anda harus makan, sebelum, setelah, atau bahkan saat berolahraga, seperti diulas AP News.

Makan Sebelum Berolahraga

Kalori dalam makanan secara harfiah adalah energi, jadi Anda membutuhkannya untuk mengisi bahan bakar tubuh agar dapat berolahraga dengan baik. Namun, makan terlalu banyak terlalu cepat dapat menimbulkan masalah.

Berolahraga mengalihkan darah dari organ-organ termasuk perut ke otot, kata Langer, penulis buku “Good Food, Bad Diet.” Jadi berolahraga saat perut kenyang memengaruhi proses pencernaan, yang dapat menyebabkan kram atau bahkan membuat Anda merasa mual.

Hal ini terutama berlaku untuk makanan yang tiinggi lemak, protein atau serat, yang memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna daripada karbohidrat. Langer menyarankan untuk mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak terlebih dahulu dan menunggu dua hingga tiga jam sebelum melakukan olahraga berat.

“Anda tidak ingin makan steak besar satu jam sebelum bermain hoki,” katanya.

Jika Anda berolahraga di pagi hari atau sebelum makan malam, tidak apa-apa mengonsumsi camilan kaya karbohidrat seperti pisang dengan selai kacang atau yogurt dengan buah sebelumnya. Camilan ini akan memberi Anda energi untuk tampil baik, dan Anda dapat mengisi tenaga setelahnya dengan makanan lengkap.

Apa yang Harus Dimakan Setelah Olahraga

Steak itu mungkin lebih baik untuk dikonsumsi setelahnya karena saat itulah rasio protein yang lebih tinggi lebih mudah dicerna, kata Krista Austin, seorang ahli fisiologi di Colorado Springs.

Austin mengatakan jika Anda butuh waktu satu jam atau lebih sebelum bisa makan makanan lengkap, lebih baik makan camilan berprotein tinggi untuk membantu menahan nafsu makan. Alasannya tidak ada hubungannya dengan pemulihan otot atau penyerapan nutrisi: Sebaliknya, orang yang terlalu lapar membuat pilihan makanan yang buruk.

“Banyak orang merasa sangat lapar sekitar satu jam setelah berolahraga, dan Anda tidak ingin mengalaminya,” kata Austin, penulis “Performance Nutrition: Applying the Science of Nutrient Timing.” “Anda ingin mengatasinya lebih awal, atau Anda akan makan berlebihan.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.