Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Pesawat Terpaksa Berputar-putar di Udara

📅 Senin, 31 Mar 2025, 08:27 WIB | Oleh:
Puluhan Pesawat Terpaksa Berputar-putar di Udara Doc: ist
Ket. pesawat

JAKARTA – Pada hari Minggu sore sedikitnya 47 pesawat harus mengalami holding (berputar-putar di udara) akibat kepulan asap tebal dari kebakaran pabrik plastik di sekitar kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengungkapkan "Akibat dari kepulan asap kebakaran ini, terdapat 47 pesawat holding di langit Jakarta," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro.

Ia mengatakan, selain 47 pesawat berputar-putar di udara akibat dampak kepulan asap kebakaran itu, juga terdapat satu pesawat melakukan Return To Base (RTB) atau kembali mendarat ke asal bandara itu.

"Ya, ada satu pesawat melakukan Return To Base to Palembang," ujarnya lagi.

Dia mengungkapkan, prosedur holding dan RTB dilakukan merupakan prosedur penerbangan yang harus dilakukan ketika terjadi situasi cuaca buruk.

Hal itu dilaksanakan, katanya lagi, sebagai upaya menjaga keselamatan para pengguna jasa penerbangan pada angkutan mudik Lebaran 2025 di Bandara Soetta.

"AirNav Indonesia akan terus melakukan koordinasi yang erat dengan stakeholder penerbangan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan layanan navigasi," ujarnya pula.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Gunung Semeru Erupsi dengan...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.