Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Sebut Pentingya Kolaborasi PTN dan PTS

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 23:59 WIB | Oleh:
Wamendiktisaintek Sebut Pentingya Kolaborasi PTN dan PTS Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Stella Christie dan Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Yuda Turana


JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Stella Christie, menilai bahwa kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki peran penting dalam kemajuan riset di Indonesia. Kolaborasi keduanya sangat krusial dalam membangun inovasi yang berkelanjutan.

"Kerja sama antara PTN dan PTS sangat krusial dalam membangun inovasi yang berkelanjutan," ujar Stella, dalam keterangan resminya, Rabu (26/3).

Dia menyinggung pentingnya keterampilan berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah kompleks sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Menurutnya, investasi dalam Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi dalam memperkuat ekosistem riset di perguruan tinggi sangat penting.

Stella menyebut, kampus tidak akan berkembang tanpa dukungan ekosistem yang memungkinkan dosen dan peneliti untuk terus berinovasi. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan memperbanyak lulusan S3 atau Doktor menjadi salah satu prioritas kementerian.

"Untuk mendukung pengembangan akademik, pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas dosen melalui program beasiswa S2 dan S3 yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)," jelasnya.

Stella mengungkapkan, bahwa penelitian harus dilakukan secara sistematis dan berbasis bukti agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian. Di sisi lain, keterampilan berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah kompleks sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

"Riset yang baik harus memiliki dampak yang jelas. Kita tidak hanya meneliti untuk akademisi, tetapi juga untuk masyarakat luas," katanya.

Sejalan dengan pernyataan Wamendiktisaintek mengenai pentingnya ekosistem riset yang mendukung inovasi, Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Yuda Turana menegaskan bahwa peningkatan kualitas riset di perguruan tinggi tidak hanya soal peringkat, tetapi juga tanggung jawab dalam mencetak generasi pemimpin. Pihaknya memiliki 15 pusat kajian riset, salah satunya telah menjadi pusat unggulan Iptek dalam kajian kesehatan dan inovasi sosial. 

"Sudah menjadi tanggung jawab Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya untuk membawa para mahasiswa menjadi pemimpin di tingkat nasional maupun internasional. Kita tidak akan mencapai itu kalau riset, teknologi, dan saintifiknya tidak kuat. Untuk kuat, kita harus kolaborasi. Hal ini menjadi jalan bersama dengan pemerintah, industri, dan kita yakin akan mencapai Indonesia Emas," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.