Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Terus Merosot, Jangan Tutup Mata dengan Problem Internal

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Rupiah Terus Merosot, Jangan Tutup Mata dengan Problem Internal Doc: antara
Ket. Nilai Tukar I Kurs Rupiah Nyaris Menyentuh Titik Terendah Saat Krisis Moneter 1998

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus merosot tajam sejak awal tahun 2025. Pada perdagangan Senin (24/3), rupiah sempat tersungkur ke level 16.641 rupiah per dollar AS, mendekati titik terendah yang pernah tercatat dalam sejarah, yakni 16.650 rupiah per dollar AS pada 17 Juni 1998, saat krisis moneter melanda Indonesia.

Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, menyebut kondisi tersebut sebagai sinyal penting yang tidak bisa diabaikan. Meskipun tekanan global memang signifikan, tetapi faktor-faktor domestik juga harus diakui sebagai penyumbang pelemahan rupiah.

“Ketidakpastian global jelas di luar kendali Indonesia. Namun bila kecepatan melemahnya rupiah makin tinggi, kita tidak bisa menutup mata terhadap problem internal yang belum terselesaikan, atau bahkan justru memunculkan persoalan baru,” kata Aloysius dari Yogyakarta, Selasa (25/3).

Sejumlah faktor eksternal yang memicu seperti kebijakan ekonomi Presiden AS Donald Trump, arah suku bunga The Fed, hingga konflik geopolitik yang berkepanjangan diakui menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Namun demikian, depresiasi rupiah hingga mendekati rekor 1998 menunjukkan bahwa fundamental ekonomi nasional sedang diuji secara serius.

“Pernyataan bahwa rupiah masih dalam batas fundamental, itu akan benar-benar diuji di hari-hari mendatang,” kata Aloysius.

Meskipun instrumen stabilisasi moneter Indonesia saat ini jauh lebih prima dibandingkan dengan masa krisis 1998, efektivitasnya patut dipertanyakan bila nilai tukar rupiah terus melemah. Terlebih, dalam beberapa bulan terakhir telah muncul keraguan publik terhadap independensi bank sentral.

“Pertanyaannya bukan hanya soal kemampuan instrumen stabilisasi, tapi juga apakah kita sedang kesulitan menggunakan instrumen yang ada secara tepat, mungkin karena tekanan kepentingan atau faktor lain,” tegasnya.

Perbaiki Komunikasi Publik

Dengan kondisi saat ini, Aloysius menilai langkah stabilisasi harus disertai dengan perbaikan komunikasi terutama oleh Bank Indonesia (BI) agar menguatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan moneter.

“Dalam situasi seperti ini, kepercayaan publik bisa lebih menentukan daripada cadangan devisa,” pungkasnya.

Diminta pada kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudisthira mengatakan, kalau rupiah selalu mengalami pelemahan, maka efeknya belanja Pemerintah yang berkaitan dengan preferensi kurs dollar.

Misalnya, belanja subsidi energi, belanja subsidi listrik, BBM kemudian LPG 3 kg. Semua itu pasti akan mengalami kenaikan dan memang sudah terkonfirmasi belanja subsidi energi pada 100 hari Prabowo-Gibran angkanya jauh lebih tinggi dari pada pemerintah sebelumnya (Jokowi).

“Artinya, beban ini akan menekan APBN di tengah situasi APBN sedang mengalami penurunan penerimaan perpajakan. Jadi, efeknya nanti ke defisit anggaran,” kata Bhima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.