Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Penajam Tambah Empat Kecamatan Baru Seiring Sepaku Masuk IKN

📅 Senin, 24 Mar 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Penajam Tambah Empat Kecamatan Baru Seiring Sepaku Masuk IKN Doc: Antara

KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), berencana menambah empat wilayah kecamatan baru seiring Kecamatan Sepaku masuk daerah otonom Kota Nusantara (IKN), ibu kota Indonesia yang dipimpin Kepala Badan Otorita.

“Apabila Kecamatan Sepaku resmi diambil alih Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) maka jumlah kecamatan tinggal tiga, tidak memenuhi syarat daerah otonom,” jelas Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang di Penajam, kemarin.

“Aturan yang baru untuk berdirinya daerah otonom kabupaten harus memiliki minimal lima kecamatan,” tambahnya.

Saat ini Kabupaten Penajam Paser Utara memilik empat kecamatan, salah satunya Kecamatan Sepaku. Akan tetapi, ke depan, kecamatan yang ditetapkan masuk kawasan inti Kota Nusantara itu akan menjadi wilayah otoritas ibu kota Indonesia.

Bagian Pemerintah Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyiapkan kajian pemekaran kecamatan dan juga telah disiapkan kajian pemekaran desa dan kelurahan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat.

Hasil kajian pemekaran wilayah yang telah dipersiapkan tersebut sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat dan direncanakan hasil kajian pemekaran akan diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri secepatnya.

“Usulan pemekaran wilayah kecamatan kepada Kemendagri juga disatukan dengan usulan pemekaran desa dan kelurahan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan penambahan empat wilayah kecamatan baru agar tetap menjadi daerah otonom kabupaten ketika Kecamatan Sepaku diambil OIKN dengan melakukan pemekaran Kecamatan Penajam dan Babulu.

“Wilayah Kecamatan Waru tidak dilakukan pemekaran karena hanya memilik empat desa dan kelurahan,” ucapnya.

Kecamatan Penajam yang memiliki 23 kelurahan dan desa sesuai hasil kajian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan dimekarkan untuk menambah dua wilayah kecamatan baru.

Sesuai hasil kajian, untuk Kecamatan Babulu yang memiliki 12 desa dan kelurahan akan dimekarkan juga dengan menambah dua wilayah kecamatan baru sehingga Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki tujuh kecamatan, jelas Nicko Herlambang.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, menyatakan pemekaran wilayah dan menyelaraskan rencana tata ruang wilayah (RTRW) kabupaten penting dan harus segara dilakukan dengan masuknya Kecamatan Sepaku sebagai daerah otonom IKN.

“Percepatan pemekaran wilayah kecamatan, kelurahan dan desa penting untuk dilakukan,” ujar Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Muhammad Yusuf di Penajam, Sabtu (22/3).

Pemekaran wilayah, lanjut dia, diperlukan untuk kepentingan penataan daerah seiring masuknya Kecamatan Sepaku menjadi IKN, ibu kota Indonesia yang dikenakan Kota Nusantara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

24 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.