Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhut Pastikan Hitung Luas Tutupan Hutan dengan Metode yang Diakui dan Disepakati di Asean

📅 Senin, 24 Mar 2025, 16:33 WIB | Oleh:
Kemenhut Pastikan Hitung Luas Tutupan Hutan dengan Metode yang Diakui dan Disepakati di Asean Doc: antara foto
Ket. Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kemenhut Agus Budi Santosa dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (24/3).

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan bahwa menghitung luas tutupan hutan di Indonesia sudah menggunakan metode yang diakui dan disepakati tingkat Asean dengan hasil datanya digunakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

“Saya tidak mengatakan metode kami yang paling baik, paling sempurna. Tetapi metode ini di tingkat ASEAN sudah disepakati sebagai voluntary guidelines untuk forest inventory and monitoring system," kata Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kemenhut Agus Budi Santosa dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (24/3).

Dia mengatakan Indonesia menggunakan definisi hutan Forest Reference Emission Level (FREL) yang masuk dalam kesepakatan United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Sumber utama data berasal dari citra satelit bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Informasi Geospasial (BIG).

Pihaknya juga melakukan verifikasi di lapangan, dengan beberapa titik dilakukan pemeriksaan bekerja sama dengan FAO dan mencapai akurasi 97,1 persen dari 15.286 titik sampel plot yang diverifikasi di sejumlah lokasi.

Terkait hasil yang berbeda antara yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia lewat Kemenhut dibandingkan organisasi atau lembaga lain, Agus menyebut bahwa kemungkinan terjadi karena perbedaan metode.

"Metodenya beda, pasti hasilnya beda. Kecuali kalau metodenya sama, hasilnya berbeda, itu yang tidak boleh. Jadi kalau metodenya berbeda, ya pasti hasilnya berbeda," katanya.

Menurut data terbaru Kemenhut, luas tutupan berhutan di Indonesia pada 2024 mencapai 95,5 juta hektare dengan angka deforestasi netto mencapai 175,4 ribu hektare.

Data deforestasi terbaru didapatkan dari pengurangan deforestasi bruto 216,2 ribu hektare dikurangi luas reforestasi 40,8 ribu hektare untuk mendapatkan deforestasi netto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.