Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Targetkan Sekolah Rakyat di Solo Buka Tahun Ajaran Baru

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat di Solo Buka Tahun Ajaran Baru Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul.

Solo - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menargetkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Solo, Jawa Tengah buka mulai pada tahun ajaran baru 2025/2026.

"Sekolah Rakyat ini ide gagasan Presiden Prabowo untuk memuliakan keluarga miskin, untuk memotong mata rantai kemiskinan," katanya di Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Diharapkan nantinya para lulusan SR dapat menjadi agen perubahan melalui pendidikan berkualitas yang didukung lingkungan berkualitas.

Ia mengatakan nantinya SR tersebut berkonsep sekolah asrama khusus untuk keluarga miskin yang tinggal di sekitar sekolah. Dengan demikian, orang tua siswa dapat menjenguk anaknya kapan saja.

Para siswa yang dapat sekolah di SR diambilkan dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Kota Solo menjadi satu dari 60 lokasi pilot project SR tersebut.

"Mulai kelas satu dulu, ada orientasi dulu. Ada tahap penguatan Bahasa Inggris, Matematika. Kalau guru diambilkan dari mereka yang lulus Pendidikan Profesi Guru, dari PPG kan ada lebih dari 50.000," katanya.

Pada tahap selanjutnya, SR akan dibuka untuk seluruh jenjang, yakni mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

"Mereka nanti diseleksi melalui jalur khusus. Masalah khusus, jalur khusus dengan sekolah khusus," katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan untuk di Kota Solo SR akan dibangun di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres di lahan 5 hektar.

"Di Mojosongo akan dibangun Sekolah Rakyat, khusus buat keluarga kurang mampu. Yang kaya tidak boleh sekolah di sekolah rakyat," katanya.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program presiden untuk memuliakan masyarakat kurang mampu.

"Supaya program bisa terwujud mari dijaga dan didukung agar masyarakat prasejahtera bisa menjadi orang mandiri dan kaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.