Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP tekankan PIT kunci produk perikanan tembus pasar internasional

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 22:45 WIB | Oleh:
KKP tekankan PIT kunci produk perikanan tembus pasar internasional Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat ikan di Pelabuhan Perikanan Karangsong di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (26/12/\\).

Jakarta -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menekankan bahwa penangkapan ikan terukur (PIT), yang mensyaratkan cara penanganan ikan yang baik (CPIB) di atas kapal perikanan, menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

"Standar ini menjadi dasar pemenuhan ikan kualitas ekspor dengan ketelusuran (traceability) serta menjadi bukti penangkapan ikan bukan dari kegiatan ilegal," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Dia menyampaikan saat ini masih terdapat praktik penanganan ikan hasil tangkapan yang belum memenuhi standar internasional.

Akibatnya, produk perikanan Indonesia menjadi sulit untuk menembus ke pasar global, salah satunya Uni Eropa.

"Persyaratan di sana sangat ketat. Kualitas ikan harus benar-benar baik agar bisa bersaing dan masuk ke pasar luar negeri. Selain itu juga tersertifikasi," ujar Latif.

Lebih lanjut, Latif menuturkan untuk mendapatkan ikan dengan kualitas yang baik dan sesuai standar internasional dimulai dari hulu, yaitu berupa armada kapal perikanan yang terstandar serta menggunakan alat penangkapan ikan yang sesuai dan ramah lingkungan.

"Selanjutnya, apabila ikan sudah ditangkap, bagaimana cara handling-nya di atas kapal perikanan, bagaimana penyimpanannya di palka, bagaimana awak kapal yang menanganinya, hingga ikan didaratkan, ini harus benar-benar diperhatikan. Kami terus mendorong para pelaku usaha perikanan agar menerapkan CPIB secara menyeluruh," ungkapnya.

Dia menambahkan sosialisasi dan pendampingan kepada nelayan serta pelaku industri perikanan juga menjadi langkah penting dalam memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan sehingga bisa menembus pasar internasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan penangkapan ikan terukur menjadi jawaban agar produk perikanan Indonesia dapat diterima di pasar dunia karena menerapkan asas keberlanjutan dari proses penangkapan hingga siap diekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.