Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekerjaan Rumah di Depan Mata adalah Meredam PHK untuk Mengerem Pengangguran

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pekerjaan Rumah di Depan Mata adalah Meredam PHK untuk Mengerem Pengangguran Doc: antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto - Investasi-investasi yang kita akan laksanakan mulai tahun ini nanti buahnya adalah hilirisasi supaya nilai tambah semua bahan baku kita bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto optimistis Pemerintah dapat menciptakan delapan juta lapangan kerja baru dalam lima tahun ke depan dengan berbagai investasi pada proyek-proyek hilirisasi dan pembangunan.

“Investasi-investasi yang kita akan laksanakan mulai tahun ini nanti buahnya adalah hilirisasi supaya nilai tambah semua bahan baku kita bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, juga lapangan kerja yang kita hitung, lapangan kerja dalam lima tahun yang akan datang akan mencapai delapan juta lapangan kerja,” kata Presiden saat meresmikan Kawasan Industri Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/3).

Prabowo dalam kesempatan itu menegaskan tekadnya akan terus maju membangun negeri meskipun ada usaha dari pihak-pihak tertentu untuk menurunkan semangat dan harapan anak-anak muda, generasi penerus bangsa.

“Masa depan kita gemilang dan cerah, walaupun ada sedikit usaha-usaha entah dari mana untuk selalu menurunkan semangat dan masa depan, semangat dan harapan anak-anak muda kita. Saya tegaskan di sini, tidak benar dan kita akan maju terus. Biar anjing menggonggong, kita akan maju terus. Kita akan bangun masa depan yang gemilang,” kata Presiden.

KEK Industropolis Batang sendiri merupakan transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Dalam kesempatan itu, Kepala Negara mengatakan Pemerintah membangun puluhan kawasan ekonomi khusus lainnya sebagai bagian dari upaya mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga.

“Kita optimis dan ini salah satu dari berapa puluh rencana KEK yang kita akan bangun nanti, mungkin idealnya satu KEK di tiap provinsi. Jadi, ujungnya kita harus punya 38 KEK itu yang kita ingin ke arah sana,” kata Prabowo.

KEK Industropolis Batang tambahnya dapat menjadi contoh karena memiliki perencanaan pembangunan yang baik. Presiden pun menyambut baik banyak perusahaan besar yang sudah masuk KEK Industropolis Batang, yaitu tujuh perusahaan sudah beroperasi, kemudian tujuh perusahaan lainnya dalam tahap konstruksi, dan 13 perusahaan masuk tahap perencanaan pembangunan.

Ekspor Bahan Mentah

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko yang diminta pendapatnya mengatakan, kondisi saat ini adalah banyaknya kebangkrutan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di industri tekstil. Sekitar 60 perusahaan tekstil mengalami hal itu.

Selain itu di industri sepatu dan elektronik juga mengalami kontraksi. Keadaan itu tentunya berdampak signifikan terhadap daya beli konsumen.

“Pekerjaan rumah di depan mata adalah meredam PHK untuk mengerem pengangguran,” kata Suhartoko.

Menurut dia, optimisme dalam menciptakan penyerapan tenaga kerja berkaitan dengan hilirisasi sah sah saja untuk diungkapkan, namun perlu juga diperhatikan kendalanya. Kendala pertama, adalah masih banyaknya pengusaha yang menyukai ekspor bahan mentah, sehingga enggan untuk membangun pabrik untuk pengolahan bahan mentah yang meningkatkan nilai tambah.

Kedua, berkaitan dengan ketersediaan tenaga terampil level operator yang seringkali tidak mau berpindah ke daerah dengan alasan perbedaan secara nominal upah yang ditetapkan. “Kondisi ini mengakibatkan sulitnya mencari tenaga operator level menengah,” kata Suhartoko.

Ketiga, berkaitan dengan teknologi yang digunakan.Tidak perlu teknologi canggih tetapi tepat guna yang mudah dikuasai. Selanjutnya, berkaitan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Nasional
Pelayanan Khusus Adminduk s...
Nasional
Akses Wisata Bromo Ditutup ...
Luar Negeri
Trump Kembali Berupaya Peca...
Luar Negeri
Arab Saudi-Turki-Pakistan T...
Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.