Pentingnya Perlindungan Anak Aaat Perjalanan Mudik
📅 Kamis, 20 Mar 2025, 22:31 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta orang tua untuk memastikan keamanan anak selama perjalanan mudik, mulai dari membawa perlengkapan anak hingga memperhatikan kondisi kendaraan dan rute yang akan dilalui.
"Seperti mempersiapkan kebutuhan anak selama perjalanan, yang tentunya sama seperti di rumah, hanya kini berganti dengan aktivitas di kendaraan," ujar Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Jasra Putra mengingatkan kepadatan arus mudik sering kali berdampak pada kenyamanan dan keselamatan anak-anak.
Oleh karena itu KPAI meminta para penyedia jasa layanan transportasi untuk menjaga keamanan anak dari berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau di dunia anak disebut safe child guarding, jadi ada standar mengurangi ancaman di sekitar anak, seperti tidak sendirian bersama anak, membawa anak ke tempat sepi, melakukan ancaman atau tekanan psikologis karena kelemahan anak, mengurangi hal-hal di sekitar yang dapat mengurangi unsur keselamatan anak," kata Jasra Putra.
Para penumpang, kata dia, juga perlu diberitahu tentang cara menghubungi layanan pengaduan yang disediakan oleh penyedia jasa transportasi ketika sedang membutuhkan bantuan.
"Ada pengumuman dari pihak jasa layanan yang diumumkan secara langsung sebelum alat transportasi menempuh perjalanan, tentang ketegasan bila merasa tidak nyaman di transportasi segera hubungi nomor yang ditentukan dan setiap tindakan yang mengganggu sesama penumpang akan mendapatkan sanksi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
KPAI menyoroti pentingnya kanal informasi dan layanan pengaduan bagi anak selama mudik, mengingat risiko kejahatan dan kekerasan di tengah kepadatan arus mudik.
"Di mudik tahun lalu, KPAI menekankan rujukan layanan anak benar-benar harus aktif 24 jam," katanya.
Jasra Putra menyebut hotline SAPA 129 di nomor 08111-129-129 dan WhatsApp KPAI 0811-1002-7727 sebagai beberapa layanan yang dapat diakses masyarakat.
Dengan prediksi jumlah pemudik mencapai 146,48 juta orang, KPAI menekankan perlunya kesiapan dan kepedulian dari seluruh pihak, baik orang tua, pemerintah, maupun penyelenggara transportasi.
"Jika masyarakat dapat menyiapkan mudik dengan baik, tentu sangat membantu petugas di lapangan agar kita bisa lebih fokus pada kebutuhan khusus pemudik, seperti anak, lansia, dan disabilitas," kata Jasra Putra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!