Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepercayaan Masyarakat Bisa Hilang, Pelaku Usaha Jangan Curangi Takaran

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 22:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kepercayaan Masyarakat Bisa Hilang, Pelaku Usaha Jangan Curangi Takaran Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan).

JAKARTA - Pelaku usaha jangan mempraktikan bisnis kotor untuk mengeruk keuntungan besar di momen Ramadan Idul Fitri. 

Penegasan itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau langsung operasi pasar pangan murah di PT Pos Banjarbaru guna memastikan stabilitas harga pangan dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat pada Selasa (18/3).

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Presiden Prabowo Subianto secara intensif memantau perkembangan harga bahan pokok, khususnya beras dan minyak goreng.

“Arahan Bapak Presiden, harga diminta stabil bila perlu turun. Itu permintaan beliau dan beliau pantau, pernah tiga kali telepon dalam satu hari tanya harga. Tadi malam juga beliau menelpon menanyakan, memantau, bahkan ke Wamentan telepon tanyakan harga termasuk ke saya, gantian ditelepon,” ujar Mentan Amran melalui keterangannya.

Lebih lanjut, Mentan menegaskan tidak ada alasan bagi harga beras dan minyak goreng untuk naik, mengingat produksi dan stok yang melimpah. “Yang terpenting beras dengan minyak goreng, dua ini tidak ada alasan naik. Kenapa? Produksi melimpah, stok melimpah, minyak goreng kita produsen terbesar dunia, tidak ada alasan ini naik,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan, Mentan Amran memastikan bahwa harga pangan di Banjarbaru masih terkendali. Namun, ia mengingatkan agar tidak ada kecurangan seperti mengurangi volume atau takaran yang dapat merugikan masyarakat. “Alhamdulillah di sini harga baik-baik saja. Mudah-mudahan jangan sampai volumenya dikurangi, itu aja tinggal kita pantau nanti jangan sampai mengurangi volume merugikan masyarakat kita,” tegasnya.

Operasi pasar pangan murah ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah dalam menekan lonjakan harga bahan pokok serta memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga yang wajar. Mentan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dalam menjaga keseimbangan pasar dan memastikan tidak ada pihak yang bermain dengan harga pangan.

Selain meninjau langsung harga beras dan minyak goreng, Mentan juga menginstruksikan agar operasi pasar dilakukan secara berkelanjutan dan merata, terutama di daerah yang mengalami lonjakan harga. Ia juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kita ini harus bergerak bersama, pemerintah pusat, daerah, hingga para pelaku usaha. Jangan ada yang coba-coba mempermainkan harga atau mengurangi pasokan demi keuntungan sendiri,” ujar Mentan.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan, Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan pemerintah daerah, untuk memastikan distribusi beras dan minyak goreng berjalan lancar. Mentan Amran juga meminta agar para pelaku usaha tidak mengurangi volume pasokan di pasar, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Kami tidak hanya bicara stabilitas harga, tetapi juga pasokan. Jangan sampai ada yang mengurangi volume di pasar, karena itu bisa merugikan rakyat. Kita harus kerja sama menjaga keseimbangan ini,” tegasnya.

Dengan upaya konkret yang dilakukan pemerintah melalui operasi pasar, intervensi harga, dan peningkatan produksi, diharapkan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Mentan Amran memastikan bahwa pemerintah akan terus hadir untuk melindungi kepentingan petani dan masyarakat luas, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dalam rantai distribusi pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.