Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Xi Perintahkan Militer Tiongkok Perketat Kontrol Antikorupsi

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Xi Perintahkan Militer Tiongkok Perketat Kontrol Antikorupsi Doc: antara
Ket. Presiden Tiongkok, Xi Jinping

BEIJING – Presiden Tiongkok, Xi Jinping baru-baru ini meminta petinggi militer untuk meningkatkan pengawasan guna membantu menyelidiki dan menangani kasus korupsi, prioritas utama saat ia berupaya meningkatkan pengembangan angkatan bersenjata negara tersebut. 

"Militer harus memiliki integritas yang tinggi dan terbebas dari praktik korupsi yang dapat menghambat efektivitas operasional serta merusak kepercayaan publik," ujar Xi dalam pidatonya.

Dikutip dari The Straits Times pada Senin (10/3), berbicara kepada delegasi dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan Kepolisian Bersenjata Rakyat, Xi menekankan bahwa pengawasan harus mengambil peran yang lebih menonjol, termasuk proses audit yang lebih baik,

Ia juga menginstruksikan peningkatan pengawasan terhadap pengadaan alat pertahanan, promosi jabatan, serta alokasi anggaran, yang selama ini menjadi sektor rawan penyalahgunaan.

Membersihkan pemerintahan telah menjadi prioritas bagi Xi sejak ia berkuasa pada tahun 2012.

Langkah ini sejalan dengan kampanye antikorupsi besar-besaran yang telah dijalankan Xi sejak menjabat sebagai pemimpin Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pejabat tinggi militer telah ditangkap dan diadili atas dugaan korupsi, termasuk dalam kasus-kasus yang melibatkan kontrak pertahanan dan perdagangan senjata ilegal.

Kampanye antikorupsi telah menjerat sejumlah besar pejabat senior dalam beberapa tahun terakhir. Desember lalu, mantan ketua partai zona pengembangan ekonomi di Hohhot, Mongolia Dalam, dieksekusi karena korupsi.

Militer Tiongkok khususnya telah mengalami pembersihan yang melibatkan perwira tinggi dan jenderal.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebelumnya mengatakan bahwa penyelidikan korupsi dapat menghambat tujuan Beijing untuk memodernisasi angkatan bersenjata negara itu.

Xi juga meminta militer untuk meningkatkan efektivitas biaya dan alokasi dana untuk pertahanan nasional. 

Beijing berencana meningkatkan anggaran pertahanannya sebesar 7,2 persen menjadi sekitar 1,78 triliun yuan pada tahun 2025, kata Kementerian Keuangan dalam sebuah laporan yang dirilis pada tanggal 5 Maret pada pertemuan parlemen tahunan di Beijing.

Para analis menilai bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat kontrol Xi atas PLA serta memastikan bahwa militer tetap loyal terhadap kepemimpinan Partai Komunis. Dengan memperketat pengawasan, Beijing berharap dapat menciptakan angkatan bersenjata yang lebih profesional, transparan, dan siap menghadapi tantangan geopolitik di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.