Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Soroti Pentingnya Koordinasi Strategis Menghadapi Russia

📅 Senin, 10 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Inggris Soroti Pentingnya Koordinasi Strategis Menghadapi Russia Doc: istimewa
Ket. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer

London - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memuji kemajuan Uni Eropa (UE) dalam pertemuan Dewan Eropa sebagai langkah bersejarah dalam upaya Eropa menangani krisis di Ukraina.

Menurut pernyataan dari 10 Downing Street, Starmer berbicara dengan presiden Dewan Eropa, kepala Komisi Eropa, dan para pemimpin Kanada, Turki, Norwegia, dan Islandia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara Uni Eropa, mitra-mitranya, dan basis industri pertahanan kolektif sebagai elemen vital dalam menghadapi agresi Russia.

“Kemajuan yang dicapai UE merupakan tanda jelas bahwa Eropa semakin berperan aktif,” ujar Starmer, menyoroti semakin kuatnya persatuan dan tekad para pemimpin Eropa dalam menghadapi krisis ini, katanya apada akhir pekan lalu.

Seperti dikutip dari Antara, Starmer juga memberikan informasi terbaru terkait upaya diplomatik antara AS, Inggris, Prancis, dan Ukraina, serta menyampaikan optimisme terkait kemungkinan pembicaraan damai di Arab Saudi pekan depan.

Para pemimpin juga membahas Coalition of the Willing (Koalisi negara-negara relawan), yakni sebuah inisiatif untuk memperkuat dukungan internasional bagi Ukraina, serta menantikan pertemuan penting para kepala pertahanan yang dijadwalkan pada Selasa (11/3) di Paris.

"Pertemuan di Paris ini akan menjadi momen penting lainnya untuk mendorong perencanaan kita," tambah perdana menteri, menekankan perlunya koordinasi strategis yang berkelanjutan di antara negara-negara sekutu.

Para pemimpin sepakat untuk menjaga komunikasi yang erat karena situasi di Ukraina terus berkembang.

Sebelumnya, Starmer mengonfirmasi rencana untuk menciptakan "Koalisi negara-negara relawan" untuk menegakkan kesepakatan damai di Ukraina, dengan Inggris yang akan mengambil peran utama dalam upaya internasional tersebut.

Meskipun mengakui bahwa tidak semua negara dapat berkontribusi, ia menegaskan bahwa komunitas global tidak bisa hanya "berdiam diri" sementara perang terus berlanjut.

1741540563_d80d0cfacf3e1a95773a.jpg

Memperburuk Konflik

Menanggapi hal itu, Kedutaan Besar Russia di Italia pada Jumat (7/3) mengecam laporan rencana Prancis dan Inggris untuk mengerahkan "pasukan penjaga perdamaian" ke Ukraina, dan mengeklaim personel militer Barat telah dilibatkan dalam konflik tersebut sejak 2015.

Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Russia menuduh bahwa tentara Barat, dengan dalih sebagai instruktur dan penasihat, telah melatih pasukan Ukraina, merawat peralatan militer yang dipasok dari luar negeri, serta berperan aktif dalam merencanakan dan melaksanakan operasi militer serta serangan terhadap Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.