Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu Myanmar Digelar Desember atau Januari

📅 Sabtu, 08 Mar 2025, 14:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu Myanmar Digelar Desember atau Januari Doc: CNA/Reuters
Ket. Kepala junta militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, memimpin parade militer pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw.

NAYPYIDAW - Pemerintah militer Myanmar akan menggelar pemilihan umum pada bulan Desember 2025 atau Januari 2026, kata media pemerintah, Sabtu (8/3), mengutip pimpinan junta yang memberi kerangka waktu spesifik pertama untuk pemilu yang telah lama dijanjikan.

Myanmar dilanda kekacauan sejak awal tahun 2021, ketika militer menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi, memicu gerakan protes yang berubah menjadi pemberontakan bersenjata terhadap junta di seluruh negara itu.

Pemimpin junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing , telah berjanji akan mengadakan pemilu, tetapi pemerintahannya berulang kali memperpanjang keadaan darurat, bahkan ketika militer digempur oleh kelompok oposisi anti-junta.

Para kritikus mencemooh janji pemilu sebagai tipuan untuk mempertahankan kekuasaan para jenderal melalui perwakilan, mengingat puluhan partai politik dilarang dan junta telah kehilangan cengkeramannya atas sebagian besar wilayah Myanmar.

"Kami berencana untuk segera menyelenggarakan pemilu yang bebas dan adil," kata Jenderal Min Aung Hlaing saat berkunjung ke Belarus, tempat ia mengumumkan kerangka waktu, demikian dilaporkan surat kabar Global New Light of Myanmar.

“Sebanyak 53 partai politik telah menyerahkan daftar nama untuk ikut serta dalam pemilu,” katanya.

Junta hanya mampu melaksanakan sensus lapangan secara menyeluruh di 145 dari 330 kotamadya di negara itu untuk menyiapkan daftar pemilih untuk pemilu, menurut laporan sensus yang diterbitkan pada bulan Desember.

Pemilu ini juga membawa risiko terjadinya lebih banyak kekerasan karena junta dan lawan-lawannya berupaya meningkatkan kendali atas wilayah Myanmar, tempat konflik yang meluas telah menghancurkan perekonomian dan menyebabkan lebih dari 3,5 juta orang mengungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.