Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Instagram Hadirkan Fitur Obrolan Komunitas, Saingi Telegram dan Discord 

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 15:59 WIB | Oleh:
Instagram Hadirkan Fitur Obrolan Komunitas, Saingi Telegram dan Discord  Doc: Trend Digital
Ket. Fitur baru Obrolan Komunitas

JAKARTA - Meta terus berupaya mengubah Instagram menjadi lebih dari sekadar platform berbagi foto dan video. Kali ini, mereka memperkenalkan fitur baru bernama Obrolan Komunitas, memungkinkan pengguna untuk berdiskusi dalam grup besar, mirip Telegram dan Discord.

Fitur ini pertama kali ditemukan oleh Alessandro Paluzzi, seorang ahli kode yang sering membocorkan fitur terbaru platform media sosial.

Berdasarkan temuannya itu, maksimal 250 anggota dapat bergabung dalam satu obrolan.
Obrolan dapat dibuka untuk publik atau dibatasi untuk pengguna yang disetujui oleh kreator.
Kreator dapat menunjuk admin yang bertugas memoderasi diskusi dan menghapus pesan yang melanggar kebijakan.

Instagram sendiri akan melakukan pengawasan konten, meskipun belum jelas bagaimana tindakan disipliner akan diterapkan. Dan, Kreator dapat mengiklankan Obrolan Komunitas mereka di profil dan saluran siaran untuk menarik lebih banyak anggota.

Saat ini, fitur berbasis komunitas di Instagram masih terbatas pada Saluran Siaran, yang berfungsi sebagai media satu arah untuk kreator membagikan teks, video, atau gambar kepada pengikutnya. Namun, interaksi di saluran siaran masih terbatas, anggota hanya bisa bereaksi dan mengikuti jajak pendapat, tetapi tidak bisa mengirim pesan sendiri.

Di sinilah Obrolan Komunitas menjadi pembeda. Dengan fitur ini, pengguna bisa berpartisipasi secara langsung dalam diskusi, mirip dengan forum terbuka di Telegram dan Discord.

Meskipun fitur ini menawarkan lebih banyak kebebasan dalam berinteraksi, moderasi menjadi tantangan utama.

Meta telah melonggarkan beberapa kebijakan moderasi, terutama terkait dialog seputar LGBTQ, yang memicu kritik dari berbagai pihak. Platform ini juga pernah menghadapi masalah dengan konten berbahaya di Facebook dan Instagram, termasuk ujaran kebencian dan misinformasi.

Jika komunitas tidak dikelola dengan baik, ada risiko bahwa Obrolan Komunitas bisa disalahgunakan untuk menyebarkan wacana berbahaya. Meta perlu memastikan bahwa Instagram memiliki sistem moderasi yang kuat untuk mencegah fitur ini berubah menjadi lahan subur bagi konten bermasalah.

Dengan menghadirkan Obrolan Komunitas, Instagram berusaha memperluas fungsinya dari sekadar platform berbagi konten menjadi ruang diskusi interaktif. Namun, keberhasilan fitur ini akan sangat bergantung pada bagaimana Meta menangani moderasi dan penyalahgunaan fitur di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Meng...
Olahraga
Gol Kevin Diks Melecut Sema...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.