Kawah Savonoski, Lubang Misterius yang Membingungkan Para Ilmuwan
📅 Selasa, 25 Feb 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim PenulisFoto: Istimewa
Para ilmuwan sepakat bahwa Kawah Savonoski adalah kawah tumbukan meteorit atau maar vulkanik, tetapi jawaban pasti hanya akan diperoleh dengan penelitian yang jauh lebih ekstensif, menurut survei tersebut.
Kawah tersebut telah mengalami setidaknya satu peristiwa glasiasi sejak terbentuk, yang berarti kawah tersebut ditelan oleh lapisan es ketika gletser terakhir kali menutupi Alaska barat daya antara 23.000 dan 14.700 tahun yang lalu.
Glasiasi ini menyapu bersih semua bukti nyata tentang asal usul kawah tersebut, menurut University of Alaska Fairbanks tetapi petunjuk mungkin masih tersembunyi di dalam kawah, jika para ilmuwan memutuskan untuk mengebor bagian tengahnya, para peneliti mencatat dalam survei tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Glasiasi ini menyapu bersih semua bukti nyata tentang asal usul kawah tersebut, menurut University of Alaska Fairbanks tetapi petunjuk mungkin masih tersembunyi di dalam kawah tersebut, jika para ilmuwan memutuskan untuk mengebor bagian tengahnya, para peneliti mencatat dalam survei tersebut.
Erosi Glasial?
Penjelasan lain yang mungkin adalah erosi glasial. Daerah tersebut diketahui tertutup oleh gletser sekitar 23.000 – 14.700 tahun yang lalu, dan hal tersebut bisa saja menghilangkan bukti apa pun yang dapat mengungkap misteri tersebut. Jika pernah terjadi tabrakan dengan meteorit atau letusan gunung berapi, jejaknya akan terhapus oleh pergerakan gletser yang cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk menemukan jawaban pasti, para peneliti perlu mengebor pusat kawah dan menganalisis sedimen yang dikumpulkan selama ribuan tahun terakhir. Namun, karena lokasi kawah yang terisolasi dan kondisi ekstrem di Alaska, penyelidikan semacam itu sulit dilakukan dan mahal.
Sampai saat itu, Kawah Savonoski masih menjadi salah satu misteri geologi terbesar di dunia sebuah tempat yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah dan terus memesona para ilmuwan di seluruh dunia. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!