Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat AS Ingatkan Ukraina Soal Imbal Balik dari Investasi AS

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Pejabat AS Ingatkan Ukraina Soal Imbal Balik dari Investasi AS Doc: AFP/ANDREW CAALLERO-REYNOLDS
Ket. Penasihat Keamanan Nasional AS, Mike Waltz di luar Gedung Putih, Washington, DC, beberapa pekan lalu.

Washington - Warga Amerika Serikat (AS) menginginkan Ukraina mengembalikan investasi mereka agar AS dapat merasa lebih nyaman dengan bentuk pengeluaran pada masa mendatang, ujar Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Waltz.

"Saya tidak dapat membayangkan hal yang lebih meyakinkan bagi rakyat Amerika dalam hal investasi masa depan selain jika kami dapat menjalin kemitraan dan memastikan bahwa rakyat Amerika mendapatkan kembali apa yang telah mereka berikan," kata Waltz pada Minggu (16/2).

Seperti dikutip dari Antara, Waltz berpendapat bahwa bantuan Eropa kepada Kiev diberikan dalam bentuk pinjaman yang didukung oleh bunga yang diperoleh dari pengambilalihan aset Russia.

Oleh karena itu, Waltz menegaskan bahwa Amerika juga berhak mendapatkan "semacam pengembalian" atas miliaran dolar yang telah mereka investasikan di Ukraina.

Waltz juga berjanji bahwa pandangan negara-negara Eropa mengenai konflik ini akan dipertimbangkan dalam perundingan terkait Ukraina, meskipun ia mengakui bahwa mereka mungkin tidak menyukai semua keputusan yang akan diambil.

"Mereka mungkin tidak menyukai urutan atau tahapan yang terjadi dalam perundingan ini, tetapi saya harus menegaskan kembali bahwa mereka pasti dilibatkan. Mereka benar-benar diajak berkonsultasi," ujarnya.

Menurut Waltz, proses perdamaian akan dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump, sementara jaminan keamanan jangka panjang akan menjadi tanggung jawab Eropa.

Dalam sebuah pernyataan, Ia menegaskan bahwa AS telah menggelontorkan bantuan dalam jumlah besar untuk mendukung pertahanan dan stabilitas Ukraina. Oleh karena itu, penting bagi Kyiv untuk memastikan bahwa bantuan ini tidak hanya digunakan secara efektif, tetapi juga memberikan hasil yang sejalan dengan kepentingan strategis kedua negara.

Komentar ini muncul di tengah perdebatan di Washington mengenai kelanjutan bantuan militer dan ekonomi bagi Ukraina. Beberapa pihak di AS mulai mempertanyakan apakah dukungan yang diberikan telah memberikan dampak yang sesuai dengan harapan, terutama dalam konteks keamanan regional dan kepentingan jangka panjang AS di Eropa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Bentuk TP2D A...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.