AC Milan Butuh Kebangkitan di San Siro
📅 Selasa, 18 Feb 2025, 06:51 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP/ JOHN THYS
MILAN - Feyenoord yang memiliki keunggulan tipis bertekad menyelesaikan misi saat bertandang ke San Siro untuk menghadapi AC Milan dalam leg kedua playoff Liga Champions, Rabu (19/2) dini hari WIB.
Klub raksasa Belanda yang kini tanpa pelatih itu secara mengejutkan menundukkan tim asuhan Sergio Conceicao dengan kemenangan 1-0 di De Kuip pada laga leg pertama. Jika mampu mempertahankan atau memperbesar keunggulan tersebut, tiket ke babak 16 besar sudah menanti. Pemenang laga ini akan menghadapi Inter Milan atau Arsenal di babak 16 besar.
Mike Maignan, yang kerap dipuji sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa, justru menjadi sorotan negatif dalam laga leg pertama. Gol jarak jauh Igor Paixao di menit ketiga yang seharusnya bisa diamankan, malah lolos dari genggamannya dan bersarang di gawang AC Milan.
Gol tunggal Paixao itu menjadi pembeda di Rotterdam, dan sejarah pun tidak berpihak kepada AC Milan dalam upaya membalikkan keadaan.
Secara statistik, Rossoneri hanya mampu lolos dari satu dari enam laga fase gugur Liga Champions terakhir setelah kalah di leg pertama. Satu-satunya pengecualian adalah kebangkitan gemilang melawan Manchester United di semifinal 2006-2007. Namun, San Siro tetap menjadi benteng yang sulit ditaklukkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Santiago Gimenez, yang baru saja meninggalkan Feyenoord untuk bergabung dengan Milan pada Januari lalu, gagal memberikan dampak besar saat menghadapi mantan timnya pekan lalu. Namun, pemain internasional Meksiko itu bangkit dengan mencetak gol kemenangan dalam laga Serie A melawan Hellas Verona pada Sabtu (15/2).
Sebagai tim tuan rumah di San Siro, Milan kini mencatatkan 12 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi sejak takluk 0-2 dari Napoli pada Oktober lalu. Namun, Milan masih tertinggal dalam perburuan tiket kompetisi Eropa melalui Serie A dan mungkin harus menjuarai Liga Champions musim ini untuk kembali berlaga musim depan.
Sergio Conceicao menyadari tantangan yang menanti tim asuhannya dan menegaskan bahwa Milan belum menyerah. “Kami sadar ini bukan situasi ideal, tetapi kami bermain di San Siro, di hadapan pendukung. Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami harus menunjukkan karakter, determinasi, dan kualitas. Feyenoord tim yang kuat, tetapi kami juga memiliki sejarah dan ambisi besar di kompetisi ini,” ujar Conceicao.
Sebaiknya Anda baca juga:
Feyenoord, yang juga menghadapi kesulitan di kompetisi domestik, dengan PSV Eindhoven dan Ajax bersaing ketat di puncak klasemen Eredivisie. Feyenoord mengambil keputusan mengejutkan dengan memecat pelatih Brian Priske hanya dua hari sebelum menjamu AC Milan.
Priske diberhentikan tak lama setelah membawa tim asuhannya menang 3-0 atas Sparta Rotterdam, dengan dewan klub menyatakan adanya kurangnya progres di bawah kepemimpinannya. Namun, pengganti sementara, Pascal Bosschaart, langsung membuat kesan luar biasa dengan kemenangan atas Milan.
Kini, mantan pemain Feyenoord itu berupaya membawa klub asal Rotterdam itu ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 1974-1975, lima tahun sebelum dia lahir. Namun, kelemahan lama Feyenoord kembali terlihat pada akhir pekan lalu.
Setelah kemenangan bersejarah atas Milan, mereka harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan NAC Breda di Eredivisie. Itu menjadi laga tandang kelima berturut-turut tanpa kemenangan di semua ajang, sekaligus pertandingan kedua berturut-turut tanpa mencetak gol.
Meski demikian, Feyenoord setidaknya menunjukkan permainan atraktif saat berlaga di Liga Champions musim ini. Dalam empat laga tandang, mereka telah mencetak total 22 gol, rata-rata lebih dari lima gol per pertandingan. Namun, mereka juga memiliki kelemahan besar di lini belakang, mengingat terakhir kali mereka mencatatkan clean sheet dalam laga tandang di kompetisi ini terjadi pada September 2002.
Kondisi Tim
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!