Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok: Kapal Perang Kanada di Selat Taiwan Merusak Perdamaian

📅 Senin, 17 Feb 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok: Kapal Perang Kanada di Selat Taiwan Merusak Perdamaian Doc: SCMP/Departemen Pertahanan Nasional Kanada
Ket. Kapal fregat angkatan laut HMCS Ottawa, yang berlayar melalui Selat Taiwan pada hari Minggu.

BEIJING - Sebuah kapal perang Kanada yang melintasi Selat Taiwan "merusak perdamaian" di jalur air yang sensitif itu, kata militer Tiongkok pada hari Senin (17/2).

Beijing memandang Taiwan sebagai provinsi pembangkang dan mengklaim yurisdiksi atas perairan yang memisahkan pulau itu dari daratan Tiongkok.

Kapal Kanada melewati selat tersebut pada hari Minggu (16/2), yang pertama melakukannya tahun ini, kata Kementerian Luar Negeri Taiwan, beberapa hari setelah dua kapal AS melakukan perjalanan di wilayah tersebut.

Tindakan Kanada "sengaja menimbulkan masalah dan merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan", kata Li Xi, juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), dalam sebuah pernyataan.

"Militer telah mengerahkan angkatan laut dan udara untuk memantau dan menjaga jalur kapal tersebut", kata Li. "Pasukan akan dengan tegas melawan semua ancaman dan provokasi".

Amerika Serikat dan sekutunya secara rutin melewati selat sepanjang 180 kilometer (112 mil) itu untuk memperkuat statusnya sebagai jalur perairan internasional, yang membuat Tiongkok  marah.

Sebuah kapal perusak AS dan sebuah kapal survei laut melintasi selat tersebut mulai tanggal 10 Februari, yang menuai kritik dari militer Tiongkok, yang mengatakan bahwa hal itu mengirimkan "sinyal yang salah dan meningkatkan risiko keamanan".

Lintasan terakhir Washington melalui selat tersebut adalah yang pertama sejak Presiden AS Donald Trump menjabat pada bulan Januari.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya mencatat 41 pesawat terbang dan sembilan kapal perang Tiongkok  di dekat pulau itu dalam 24 jam hingga pukul 6:00 pagi pada hari Senin. 

Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian wilayahnya dan mengancam akan menempatkannya di bawah kendalinya dengan kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.