Ditemukan Strain Padi Baru untuk Kesehatan Jantung
📅 Senin, 17 Feb 2025, 01:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SZhao Qing, seorang peneliti di Kebun Raya Chenshan Shanghai, meyakini bahwa penelitian yang dilakukannya "telah mengungkap hukum evolusi tanaman selama ribuan tahun."
Dia menambahkan bahwa pencapaian menciptakan spesies padi baru tidak hanya berlaku untuk kasus-kasus spesifik seperti CoQ10, tetapi juga menawarkan pendekatan universal untuk penelitian biologi lainnya.
"Biologi sintetis pada hakikatnya adalah tentang belajar dari alam," ujar Zhao.
Selain itu, studi ini menjadi contoh bagaimana big data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat membantu dalam pemuliaan tanaman. Menurut tim peneliti tersebut, sejumlah studi serupa telah membuat kemajuan dalam hal pengembangan opsi gandum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim peneliti yang bertanggung jawab atas studi padi itu juga mencakup tim peneliti dari Pusat Keunggulan Ilmu Tanaman Molekuler CAS/Pusat Penelitian Chenshan Shanghai serta Institut Genetika dan Biologi Perkembangan yang berbasis di Beijing di bawah naungan CAS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!