Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hati-hati Kencan Online, Begini Cara Menghindari Risiko Diteror dan Dikuntit

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 15:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kasus selanjutnya, narasumber 2 (20 tahun) juga mengalami penguntitan. Narasumber mengaku belum pernah bertemu dengan pelaku dan berbagi informasi yang bersifat privat, namun pelaku tahu banyak informasi pribadi tentang dirinya.

“Pelaku pernah bilang, kalau dia tahu motorku, pelat nomorku, sampai alamat rumahku,” ujarnya.

Usai mengetahui hal tersebut, narasumber 2 buru-buru memutus hubungan dengan pelaku. Namun, ia sempat mengalami depresi hingga membutuhkan bantuan student care dari kampusnya.

Kasus ketiga, narasumber 3 (19 tahun) menyebutkan bahwa ia pernah membagikan alamat kosnya kepada seorang kenalan di aplikasi kencan daring. Akibatnya, narasumber 3 selalu dikuntit, sehingga membuatnya takut dan cemas untuk keluar kos sendirian.

2. Tak berhutang, tapi terpaksa bayar cicilan

Dampak secara fisik terjadi pada narasumber keempat yang kami wawancarai. Foto dan informasi pribadi yang ia cantumkan di aplikasi kencan daring dicuri dan digunakan untuk mengajukan pinjaman online, sehingga ia yang harus menanggung cicilannya.

Narasumber 4 (26) tidak bersedia mengungkapkan jumlah kerugian, namun sejak kejadian itu, ia berhenti mengunggah foto wajahnya di aplikasi.

“Sekarang saya menghindari upload foto wajah karena takut dijadikan pinjaman online. Pernah kejadian sebelumnya,” ujar narasumber 4 (26).

3. Teror mistis

Narasumber yang sama juga mengaku mengalami fenomena mistis setelah fotonya diambil pelaku dari aplikasi. Narasumber 4 merasa mendapat serangan pelet karena menjadi sering memimpikan dan memikirkan pelaku. Mengatasi ini, narasumber 4 akhirnya menemui ahli agama untuk menghilangkan efek tersebut.

Kejadian-kejadian tidak menyenangkan di atas membuat para narasumber melakukan total breakdown atau memutus hubungan secara total dengan kenalan mereka di aplikasi kencan daring. Selain itu, para narasumber juga mengatur privasinya dengan lebih ketat daripada sebelumnya.

Pentingnya kewaspadaan akan privasi

Temuan di atas menegaskan pentingnya menjaga privasi dengan cermat saat menggunakan aplikasi kencan daring. Sebab, ada banyak sekali bahaya nyata yang mengintai pengguna, mulai dari risiko privasi hingga keamanan yang bisa menyebabkan dampak fisik dan juga psikis.

Setidaknya ada empat tips agar lebih aman saat menggunakan aplikasi kencan daring;

Pertama, jangan sembarangan mengunggah foto pribadi. Foto yang diunggah dapat dicuri dan disalahgunakan, misalnya untuk pinjaman online atau disebarluaskan tanpa izin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

38 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.