Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makna Cokelat Valentine, Hubungannya dengan Krisis Kakao dan Krisis Iklim?

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 13:33 WIB | Oleh:

Selanjutnya, diversifikasi komoditas. Indonesia tidak bisa selamanya bergantung pada kakao dalam skala besar tanpa memiliki strategi alternatif.

Jika perubahan iklim terus berlanjut tanpa intervensi yang cukup, produksi kakao akan semakin sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, semua perlu mulai berpikir tentang komoditas lain yang bisa menjadi penyangga ekonomi bagi para petani yang terdampak.

Lebih luas lagi, krisis kakao ini adalah cerminan dari pola ekonomi dunia yang semakin tidak berkelanjutan.

Semua selama ini menikmati produk murah dari negara berkembang tanpa mempertimbangkan biaya lingkungan yang harus dibayar.

Saat ini, harga kakao yang melonjak mungkin terasa seperti masalah sederhana bagi konsumen di negara maju yang masih mampu membeli cokelat mahal. Namun, bagi petani di Afrika dan Indonesia, ini adalah soal hidup dan mati.

Valentine tahun ini seharusnya menjadi pengingat bahwa setiap batang cokelat yang dinikmati membawa cerita panjang di baliknya.

Ini bukan hanya tentang manisnya rasa cokelat di lidah, tetapi juga tentang bagaimana semua sebagai masyarakat global menghadapi tantangan terbesar abad ini yakni menyelamatkan bumi, sekaligus menjaga agar setiap orang tetap bisa mendapatkan bagian yang adil dari hasilnya.

Jika semua tidak bertindak sekarang, bukan hanya cokelat yang hilang di hari valentine, tetapi juga masa depan pertanian dan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Sabalenka Mengejar Kebangki...
Olahraga
Chelsea Menguji Formasi Ter...
Megapolitan
Ekspor Jakarta Tumbuh  4 Pe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.