Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kinerja Pemeringkatan Jasa Keuangan Q4 2024

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kinerja Pemeringkatan Jasa Keuangan Q4 2024 Doc: dok.

Jakarta, – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) telah menyelesaikan proses pemeringkatan untuk berbagai perusahaan di sektor jasa keuangan sepanjang kuartal keempat tahun 2024. Dalam konferensi pers hari ini, PEFINDO memaparkan hasil pemeringkatan serta tren industri yang menjadi sorotan.

Kinerja Pemeringkatan Q4 2024

Pada periode ini, PEFINDO telah melakukan pemeringkatan terhadap 52 perusahaan dengan total 64 pekerjaan pemeringkatan. Beberapa perusahaan menjalani lebih dari satu kali peninjauan. Dari segi sektor industri, pemeringkatan paling banyak dilakukan pada sektor perbankan (21 perusahaan), pembiayaan (12 perusahaan), serta asuransi dan penjaminan (9 perusahaan).

Tujuan pemeringkatan yang dilakukan oleh PEFINDO meliputi:

Rating Perusahaan (41%)

Penerbitan Surat Utang Jangka Panjang (31%)

Penerbitan Surat Utang Jangka Pendek (19%)

Efek Beragun Aset (EBA) (9%)

Distribusi Rating dan Outlook

Berdasarkan hasil pemeringkatan, distribusi rating menunjukkan mayoritas perusahaan berada pada kategori idAAA (5 perusahaan), idAA+ (4 perusahaan), idAA (8 perusahaan), serta beberapa lainnya di rentang idA hingga idBBB.

Sementara itu, terkait outlook perusahaan, hanya satu perusahaan yang memiliki outlook negatif, sementara sisanya dalam kondisi stabil. Untuk kategori Efek Beragun Aset (EBA), tidak ada outlook yang diberikan.

Update dan Highlight

Dua perusahaan yang mendapatkan perhatian khusus dalam pemeringkatan Q4 2024 adalah:

Surya Artha Nusantara Finance – Industri Pembiayaan, dengan rating saat ini idAAA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

133 Kelompok Budidaya Ikan di Mataram Terima Bantuan Rp1,7 Miliar dari DKP.

03 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.