Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian ESDM dan Pertamina Gercep Tinjau Suplai LPG 3 Kg Pasca Instruksi Presiden Aktifkan Lagi Pengecer

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 06:30 WIB | Oleh:
Kementerian ESDM dan Pertamina Gercep Tinjau Suplai LPG 3 Kg Pasca Instruksi Presiden Aktifkan Lagi Pengecer Doc: Dok. Pertamina

JAKARTA - Pasca Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengaktifkan pengecer (Sub pangkalan) LPG 3 Kg, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) bersama Pertamina melakukan peninjauan ke lokasi suplai point LPG di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) LPG Patra Trading Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (5/2).

Wakil Menteri ESDM RI, Yuliot didampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM Achmad Muchtasyar, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Wiko Migantoro dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, meninjau langsung proses suplai LPG. 

Dalam kunjungannya, pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari stasiun SPBE ke agen, pangkalan dan pengecer (Sub pangkalan) berjalan lancar sesuai standar yang ditetapkan. 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga melanjutkan peninjauan ke Pangkalan LPG 3 Kg Wahidin di Jalan Manggar, Lagoa, Koja, Jakarta. Peninjauan ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi LPG hingga ke tingkat pangkalan dan pengecer resmi.

“Kami melihat langsung kondisi distribusi LPG di lapangan, khususnya untuk LPG 3 kg yang sangat dibutuhkan masyarakat. Di wilayah padat seperti Jakarta Utara, distribusi berjalan lancar tanpa antrian, dan masyarakat terlayani dengan baik. Hal ini juga berkat sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Yuliot.

Lebih lanjut, Yuliot menegaskan bahwa standar keamanan di setiap proses distribusi LPG telah ditetapkan dengan ketat. SPBE, agen, dan pangkalan LPG menjalani inspeksi berkala guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi keamanan, termasuk dalam hal penyimpanan dan distribusi.

“Kami memastikan bahwa SPBE beroperasi dengan standar keamanan tinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Begitu pula di tingkat agen dan pangkalan, terdapat pengawasan terhadap sistem penyimpanan serta distribusi LPG agar tetap aman,” katanya.

Pemerintah telah melakukan penataan ulang rantai pasok LPG, yang dimulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) ke agen, kemudian ke pangkalan, hingga akhirnya ke pengecer resmi atau sub-pangkalan. Upaya ini juga didukung dengan sistem monitoring yang memantau kebutuhan serta ketersediaan suplai harian di berbagai daerah.

“Kami melakukan pengecekan terhadap distribusi LPG dari SPBE hingga ke masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa suplai LPG cukup dan tidak ada kendala dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat,” tutup Yuliot.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka  turut meninjau toko pangkalan LPG 3 Kg Merry di area Menteng Wadas Timur Jakarta Selatan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat yang membutuhkan.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.