Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy: Korut Bisa Kirim 25 Ribu Tentara Tambahan

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zelenskyy: Korut Bisa Kirim 25 Ribu Tentara Tambahan Doc: AFP/Tetiana DZHAFAROVA
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy

KYIV – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Senin (3/2) menyatakan bahwa Korea Utara (Korut) bisa mengirimkan tambahan 20.000 hingga 25.000 tentara ke Russia. Pernyataan Presiden Zelenskyy itu disampaikan di tengah adanya laporan bahwa tentara Korut telah ditarik dari garis depan di wilayah yang disengketakan di Russia setelah mengalami banyak korban jiwa.

Sekitar 4.000 dari 12.000 tentara Korut yang dikirim ke wilayah Kursk, Russia, akhir tahun lalu untuk membantu Russia dalam perangnya melawan Ukraina telah terbunuh atau terluka, menurut Ukraina.

“Meskipun Russia mungkin akan mengerahkan 20.000 hingga 25.000 tentara Korut tambahan, mereka belum tiba di Kursk,” kata Zelenskyy yang mengutip informasi dari berbagai sumber.

Pada Januari lalu, militer Korea Selatan (Koorsel) mengatakan Korut mempercepat persiapan untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Russia di tengah meningkatnya jumlah korban, sementara Ukraina percaya bahwa dukungan tambahan dari Korut akan mencakup pasukan misil dan artileri.

Baik Russia maupun Korut tidak mengakui bahwa pasukan Korut membantu Russia dalam perangnya dan informasi tentang mereka tidak dapat diverifikasi. Namun para pejabat Ukraina, AS, dan Korsel telah melaporkan bahwa Korut telah menderita banyak korban saat bertempur melawan pasukan Ukraina yang menduduki Kursk pada Agustus lalu.

Zelenskyy mengatakan bahwa para komandan Korut memperlakukan pasukannya layaknya sebuah “paket” yang dapat dibuang, dan terkadang mengeksekusi pasukannya untuk mencegah mereka mundur. Dia menambahkan bahwa tentara Korut mendapat pelajaran dari perang ini karena mereka turut ambil bagian dalam operasi darat yang serius dan akan membawa pulang pengetahuan baru ini.

“Mereka benar-benar berlatih dalam kondisi pertempuran. Mereka mempelajari segalanya mulai dari cara kerja dengan drone, melawan drone, bersembunyi dari kawanan drone, memastikan penghancuran drone, dan cara menggunakan drone mereka sendiri,” ungkap Zelenskyy, seraya memperingatkan bahwa transfer pengetahuan semacam itu akan berbahaya bagi Amerika Serikat (AS) dan kawasan Indo-Pasifik.

Kerugian Besar

Zelenskyy juga menambahkan bahwa Korut telah mengalami kerugian besar dan tidak berpartisipasi dalam serangan baru-baru ini terhadap pasukan Ukraina di Kursk. Ukraina sebelumnya pun mengatakan bahwa pasukan Korut menarik diri dari garis depan untuk pelatihan ulang.

Badan keamanan utama Korsel mengatakan pada Selasa bahwa pasukan Korut di Kursk tidak menunjukkan tanda-tanda berpartisipasi dalam pertempuran sejak Januari, mengutip jumlah korban yang besar sebagai alasan yang mungkin.

Pekan lalu, juru bicara Pasukan Operasi Khusus Ukraina juga mengkonfirmasi bahwa pasukan Korut tidak terlihat di Kursk selama sekitar tiga pekan.

Sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Washington DC yaitu Institute for the Study of War,melaporkan pada Januari lalu bahwa Korut dapat kehilangan semua pasukannya yang membantu Russia dalam waktu sekitar tiga bulan, jika mereka terus mengalami tingkat korban yang tinggi. RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.