Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Aceh Dipicu Deformasi Batuan dalam Lempeng Indo-Australia

📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 07:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Aceh Dipicu Deformasi Batuan dalam Lempeng Indo-Australia Doc: ANTARA
Ket. Pasien dan masyarakat berhamburan keluar dari ruang rawat RSUD Yulidin Away Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan, saat gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat selatan Aceh pada Jumat (31/1/2025) sore.

MEULABOH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh agar tetap tenang dalam menghadapi potensi  gempa susulan setelah daerah itu diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 pada Jumat (31/1) sore.

“Potensi gempa susulan pasti ada, namun diprakirakan terus mengecil dan melemah,” kata prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya Aceh, Zikri, kepada Antara yang menghubunginya Jumat (31/1) malam.

Zikri mengatakan pihaknya meminta masyarakat memantau informasi melalui sumber resmi dari BMKG.

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang sebagian besar wilayah pantai barat selatan Aceh sekitar 36 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Selatan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BMKG, gempa tersebut berada di kedalaman sekitar 29 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

BMKG mendeteksi pusat gempa bumi tektonik itu berada di laut pada kedalaman 59 kilometer dengan koordinat 3,15° Lintang Utara (LU); 96,95° Bujur Timur (BT), atau berjarak 28 kilometer barat daya Kota Tapaktuan, Aceh Selatan.

Gempa bumi dengan parameter terkini sebesar 5,2 magnitudo itu dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang bersubduksi ke bawah Pulau Sumatera.

Berdasarkan hasil analisa BMKG, diketahui mekanisme pergerakan batuan lempeng itu adalah oblique normal atau pergerakan secara mendatar dan turun.

Akibat gempa itu, sebagian warga berhamburan keluar dari rumah untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Beberapa pasien rumah sakit juga keluar dari ruangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.