Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdamkar Kerahkan 12 Mobil Pemadam untuk Atasi Kebakaran Tiga Pabrik

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 23:23 WIB | Oleh:
Disdamkar Kerahkan 12 Mobil Pemadam untuk Atasi Kebakaran Tiga Pabrik Doc: Antara

Kabupaten Bandung - Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung,  Jawa Barat mengerahkan 12 mobil pemadam kebakaran guna mengatasi kebakaran tiga pabrik tekstil di Kecamatan Margaasih.

Kepala Disdamkar Kabupaten Bandung Iman Irianto di Bandung, Kamis, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 16.55 WIB.

1738253336_fe84d50fc1811257b85d.jpg

Pihaknya saat ini sedang melakukan upaya pemadaman area yang terbakar agar api tidak semakin meluas.

“Melihat kondisi di lapangan, tim kami memberikan kode merah. Artinya, eskalasi kebakaran membesar, sehingga kami segera menghubungi unit dari berbagai pos di Kabupaten Bandung,” kata dia.

Ia mengatakan petugas gabungan yang menerima laporan warga langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman dengan mengerahkan 12 mobil pemadam kebakaran.

“Tim pemadam dari Ciparay, Baleendah, Pacira, dan Cileunyi dikerahkan ke lokasi. Totalnya, 11 unit kendaraan dari Kabupaten Bandung, terdiri dari sembilan unit mobil pancar dan dua unit mobil rescue, serta tambahan satu unit dari Kota Bandung,” katanya.

Iman menjelaskan kebakaran melanda tiga pabrik tersebut memproduksi berbagai bahan mudah terbakar, seperti lem, thinner, plastik, kain, dan benang yang mempercepat penyebaran api, sehingga petugas mengalami kesulitan dalam pemadaman.

“Material yang terbakar sulit dipadamkan, terutama thinner dan lem yang sangat kuat apinya,” katanya.

Selain itu, kata dia, minim sumber air menjadi kendala utama yang mengharuskan petugas harus mencari sumber air cukup jauh dari lokasi kejadian karena tidak adanya hidran yang berfungsi di sekitar pabrik.

“Hidrannya tidak jalan di sini. Kami harus berputar cukup jauh untuk mencari sumber air,” kata dia.

Dia mengatakan faktor lain yang menyulitkan pemadaman adalah angin kencang, yang membuat api lebih cepat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran.

Terkait dengan penyebab kebakaran, petugas baru akan melakukan penyelidikan setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan.

“Saat petugas tiba, api sudah membesar, jadi penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh kepolisian,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.