Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Kian Terdesak Dipicu Klaim Pengangguran AS Membaik

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Kian Terdesak Dipicu Klaim Pengangguran AS Membaik Doc: ANTARA FOTO/ Hasrul Said.
Ket. Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan.

JAKARTA – Pelemahan rupiah dipengaruhi membaiknya data klaim awal pengangguran Amerika Serikat (AS) yang mengindikasikan pasar tenaga kerja masih cukup solid.

Kondisi tersebut berpotensi memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dollar AS.

Dampaknya, permintaan terhadap dollar AS berpotensi menguat sehingga bisa menambah tekanan terhadap rupiah, terutama di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10), bergerak melemah 20 poin atau 0,11 persen menjadi Rp18.080 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.060 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, menilai pelemahan rupiah dipengaruhi data klaim pengangguran awal AS lebih baik dari perkiraan.

“Data klaim pengangguran awal AS untuk pekan yang berakhir pada 17 Oktober tercatat lebih baik dari perkiraan, yakni sebesar 194 ribu,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Angka tersebut yang berada di bawah estimasi maupun angka sebelumnya sebesar 200 ribu sekaligus mencapai level terendah dalam hampir 57 tahun terakhir.

Sentimen lainnya berasal dari kekhawatiran akan adanya gangguan lebih lanjut pada pasokan energi menyusul serangan kelompok Ansarullah Yaman (Houthi) terhadap Arab Saudi.

Saudi Aramco pada hari Kamis (22/10) memerintahkan evakuasi kantor pusatnya di Dhahran, yang terletak di kawasan Teluk dekat Bahrain, seiring dengan meningkatnya pertempuran antara eksportir minyak mentah terbesar di dunia tersebut dan kelompok Ansarullah yang berbasis di Yaman.

“Bentrokan antara kelompok Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional terus berkecamuk sejak kelompok Houthi bergerak maju menuju Bab el-Mandeb, sebuah jalur pelayaran strategis di mulut Laut Merah,” ujar Ibrahim.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini, Jumat (23/10) juga bergerak melemah ke level Rp18.069 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.047 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.