Saham Teknologi Jepang Terdampak Kekhawatiran AI
📅 Selasa, 28 Jan 2025, 15:50 WIB | Oleh: Lili Lestari"Jika R1 sebagus kesan pertama yang ditunjukkan, maka permintaan untuk chip canggih, infrastruktur (pikirkan pusat data) dan energi mungkin tidak sebesar yang diperkirakan sebelumnya."
Namun, sebagian besar pasar Asia lainnya naik dalam perdagangan terbatas menjelang jeda Tahun Baru Imlek.
Hong Kong, Sydney, Singapura dan Manila naik, meskipun Wellington turun.
Shanghai, Jakarta, Seoul dan Taipei ditutup.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dolar menguat setelah Financial Times melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent berencana mengenakan tarif universal sebesar 2,5 persen pada barang-barang pada awalnya dan menaikkannya dengan jumlah yang sama setiap bulan.
Dikatakannya, langkah itu akan memberi ruang untuk negosiasi dengan Gedung Putih tetapi tarifnya bisa mencapai 20 persen.
Laporan itu muncul setelah Trump mengguncang kepercayaan pada hari Minggu melalui pertikaian dengan Kolombia mengenai deportasi, di mana presiden mengatakan ia akan memukul negara itu dengan pungutan sebesar 25 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bogota mundur setelah kebuntuan singkat, tetapi analis mengatakan perkembangan tersebut menyoroti kesediaan presiden untuk menerapkan tarif.
Mata uang dolar AS menguat terhadap yen, euro, dan poundsterling, sementara peso Meksiko dan rand Afrika Selatan masing-masing turun lebih dari satu persen.
Para investor juga menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini, dengan harapan pertemuan tersebut akan menawarkan pandangan baru tentang prospek suku bunga mengingat peringatan tarif Trump dan janji untuk memangkas pajak, imigrasi, dan regulasi.
"Data menunjukkan inflasi yang lebih baik, pertumbuhan yang berkelanjutan, tetapi perintah eksekutif pertama dari presiden yang menargetkan imigrasi dapat menyebabkan pasar kerja semakin ketat dan menaikkan upah," kata analis TipRanks, Neil Wilson.
"Terkait tarif, semuanya baru saja dimulai. Donald Trump mengatakan dia 'lebih suka tidak' mengenakan tarif baru pada Tiongkok. Namun, sulit untuk melihat hal-hal akan berjalan sebaliknya," kata Wilson.
"Realitas tarif belum sepenuhnya diperhitungkan."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!