Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pergerakan Wisata saat Libur Panjang Ini Naik Pesat, Diprediksi Lebih Ramai Dibanding Momen Nataru

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pergerakan Wisata saat Libur Panjang Ini Naik Pesat, Diprediksi Lebih Ramai Dibanding Momen Nataru Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memproyeksikan jumlah pergerakan wisatawan selama libur panjang Isra Miraj, Tahun Baru Imlek

YOGYAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memproyeksikan jumlah pergerakan wisatawan selama libur panjang Isra Miraj, Tahun Baru Imlek, dan cuti bersama akan melampaui capaian pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/ 2025.

"Banyak pesimistis pada akhir tahun kemarin dan pada awal tahun ini ada pergerakan wisatawan yang luar biasa," ujar Puspa kepada awak media saat kunjungan kerja di Sleman, DI Yogyakarta, Senin (27/1).

Meski belum mendapatkan angka pasti, menurut Puspa, tingginya pergerakan wisata setidaknya tercermin dari geliat pariwisata di sejumlah daerah, termasuk di Yogyakarta selama libur panjang di pengujung Januari 2025.

"Saya belum dapat angka pastinya tapi saya lihat di Yogyakarta ini penuh sekali. Beberapa tim saya yang terbang ke Yogyakarta harus ke Solo karena enggak dapat (hotel), hotel full. Jadi kita harus terpisah-pisah karena enggak ada hotel," ujar dia.

Puspa menyebutkan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) selama 2025 ditargetkan mencapai 1,1 miliar, sementara wisatawan mancanegara (wisman) ditargetkan 14,6 hingga 16 juta pergerakan.

Menurut dia, momentum libur panjang Imlek, Isra Miraj serta cuti bersama, ditambah Idulfitri, dan libur sekolah mendatang bakal menjadi pendongkrak utama untuk mencapai target tersebut.

Meski demikian, kata dia, Kemenpar RI tidak memasang target khusus untuk capaian pergerakan wisatawan selama libur panjang ini.

Dia mengakui pergerakan wisatawan pada libur Nataru 2024/ 2025 lalu masih di bawah prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebesar 111 juta pergerakan.

"Kemarin ternyata di Nataru setelah dihitung Kemenhub pergerakannya itu tidak mencapai sesuai dengan yang diprediksi," ujar dia.

Optimisme Baru

Karena itu, Puspa meyakini geliat pariwisata yang terpantau meningkat di awal tahun ini bakal memberikan optimisme baru, khususnya bagi pelaku industri pariwisata selama 2025.

"Kami harap masyarakat terutamanya yang bergerak di industri pariwisata itu bisa lebih optimistis untuk menghadapi 2025," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.