Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 17 Tahun
📅 Jumat, 24 Jan 2025, 12:10 WIB | Oleh: Lili LestariPertumbuhan ekonomi Jepang melambat pada kuartal Juli-September, sebagian karena salah satu topan paling dahsyat dalam beberapa dekade dan peringatan akan gempa bumi besar, yang tidak terwujud.
"Bank of Japan mengurangi dukungan kebijakan moneter meskipun data ekonomi buruk. Lemahnya yen adalah alasan utama," kata Moody's Analytics dalam sebuah catatan.
Data yang dirilis hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi utama Jepang mencapai 3,6 persen pada bulan Desember, atau 3,0 persen disesuaikan dengan harga pangan, naik dari 2,7 persen pada bulan November.
Pembacaan inti tetap di atas target inflasi BoJ sebesar dua persen, yang telah dilampaui setiap bulan sejak April 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
BoJ pada hari Jumat juga menaikkan perkiraan inflasi untuk tahun fiskal 2024, hingga 31 Maret 2025, menjadi 2,7 persen dari sebelumnya 2,5 persen.
Untuk tahun fiskal 2025 kini diperkirakan inflasi sebesar 2,4 persen dan 2,0 persen pada tahun 2026, keduanya naik dari 1,9 persen yang diperkirakan sebelumnya.
Marcel Thieliant dari Capital Economics mengatakan inflasi akan tetap berada di atas target BoJ "untuk beberapa saat lagi".
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasilnya "kami tetap pada perkiraan kami bahwa suku bunga kebijakan akan mencapai di atas konsensus 1,25 persen pada akhir tahun depan", kata Thieliant sebelum pengumuman hari Jumat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!