Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Ajak RI Implementasikan Inisiatif Pembangunan Global

📅 Senin, 20 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Ajak RI Implementasikan Inisiatif Pembangunan Global Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Menteri Departemen Hubungan Internasional Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, Liu Jianchao dalam diskusi yang diadakan Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia bersama Kedutaan Besar Tiongkok, Jakarta, Sabtu (18/1).

BEIJING - Tiongkok siap meningkatkan kerja sama dengan Indonesia untuk bersama-sama mengimplementasikan Inisiatif pembangunan global dengan tujuan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat kedua negara.

Hal itu disampaikan Menteri Departemen Hubungan Internasional Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (IDCPC) Liu Jianchao dalam sebuah diskusi yang diadakan Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia (FPCI) bersama Kedutaan Besar Tiongkok, di Jakarta, Sabtu lalu (18/1).

"Mari kita implementasikan Inisiatif Pembangunan Global dengan menyelaraskan dorongan modernisasi Tiongkok dengan visi Indonesia Emas 2045 untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi kedua bangsa kita," kata Liu Jianchao menegaskan. ???

Seperti dikutip dari Antara, Liu mengatakan bahwa untuk tetap berada di jalur pembangunan tersebut, Indonesia dan Tiongkok perlu menjunjung tinggi nilai-nilai Asia.

"Jalur ini tidak pernah diimpor, apalagi hanya merupakan hasil dari menjiplak buku teks apa pun. Sebaliknya, jalur ini berakar dan tumbuh dari sejarah dan budaya Asia," katanya.

Baik Tiongkok dan Indonesia, kata Liu, percaya bahwa setiap negara harus menghormati budaya sendiri dan budaya negara lain. Dan berkat nilai dan gagasan itu, negara-negara Asia mampu saling memahami dan saling membantu.

Untuk itu, dia mendorong kedua negara untuk bekerja sama melaksanakan inisiatif peradaban global dan mempromosikan nilai-nilai Asia guna mencapai kemajuan bersama melalui upaya untuk saling menghormati dan saling belajar.

Dan untuk tetap berada di jalur tersebut, kedua negara, menurutnya, juga perlu mengupayakan pembangunan bersama di semua negara Asia dan Global South atau negara-negara berkembang di dunia pada umumnya.

"Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa semua negara di Asia dan Global South sejahtera," kata Liu.

Nilai-nilai Asia

Dalam kesempatan yang sama, Liu juga menyampaikan Tiongkok menyambut Indonesia sebagai anggota baru organisasi kerja sama ekonomi BRICS.

"Sebagai negara ekonomi terkemuka dan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia akan membuat BRICS semakin kuat," katanya.

Liu menyampaikan kesiapan Tiongkok bersama anggota BRICS lainnya untuk membangun kemitraan yang lebih erat demi mewujudkan kerja sama yang lebih besar dan modernisasi di negara-negara berkembang.

Lebih lanjut, Liu menyoroti pentingnya nilai-nilai unik Asia yang mampu mewujudkan impian Abad Asia menjadi kenyataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.