Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Akan Melarang Mobil Pintar dengan Teknologi dari Tiongkok atau Russia

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh:
AS Akan Melarang Mobil Pintar dengan Teknologi dari Tiongkok atau Russia Doc: Istimewa
Ket. Teknologi Tiongkok dan Russia dilarang digunakan di mobil-mobil di pasar Amerika.

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa (14/1), secara efektif memberlakukan larangan teknologi mobil Tiongkok di pasar Amerika, dengan menyasar perangkat lunak dan perangkat keras dari ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut atas risiko keamanan nasional.

Dikutip dari The Straits Times, pengumuman tersebut, yang juga berkaitan dengan teknologi Russia, muncul saat Presiden Joe Biden yang akan lengser menyelesaikan upaya untuk meningkatkan pembatasan terhadap Tiongkok, dan setelah proses regulasi selama berbulan-bulan.

Aturan tersebut menyusul pengumuman pada bulan Januari bahwa Washington sedang mempertimbangkan pembatasan baru untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh drone dengan teknologi dari musuh seperti Tiongkok dan Russia.

“Mobil masa kini bukan hanya sekadar baja di atas roda – mereka adalah komputer,” kata Menteri Perdagangan, Gina Raimondo.

Dia mencatat kendaraan modern dilengkapi kamera, mikrofon, pelacakan Sistem Pemosisian Global, dan teknologi lain yang terhubung ke internet.

“Ini adalah pendekatan yang ditargetkan untuk memastikan kita menjauhkan teknologi buatan RRT dan Russia dari jalan raya Amerika,” tambahnya, mengacu pada Republik Rakyat Tiongkok.

Aturan akhir saat ini hanya berlaku untuk kendaraan penumpang di bawah 4.536 kilogram, kata Departemen Perdagangan.

Namun, pemerintah berencana untuk mengeluarkan peraturan terpisah yang ditujukan pada teknologi di kendaraan komersial seperti truk dan bus “dalam waktu dekat”.

Saat ini, produsen kendaraan listrik Tiongkok BYD memiliki fasilitas di California yang memproduksi bus dan kendaraan lainnya.

Penasihat ekonomi nasional Lael Brainard menambahkan “Tiongkok sedang mencoba mendominasi masa depan industri otomotif”.

Namun, dia mengatakan kendaraan terhubung yang berisi sistem perangkat lunak dan perangkat keras yang terhubung dengan pesaing asing dapat mengakibatkan penyalahgunaan data sensitif atau gangguan.

Berdasarkan aturan terbaru pada tanggal 14 Januari, meskipun mobil penumpang tersebut buatan AS, produsen yang memiliki “hubungan yang cukup” dengan Tiongkok atau Russia tidak diperbolehkan menjual kendaraan baru tersebut yang dilengkapi perangkat keras dan perangkat lunak untuk konektivitas eksternal dan pengemudian otonom. Larangan penjualan ini berlaku untuk tahun model 2027.

Pembatasan tersebut juga melarang impor perangkat keras dan perangkat lunak jika terkait dengan Beijing atau Moskow.

Pembatasan perangkat lunak berlaku untuk tahun model 2027 sementara kontrol perangkat keras mulai berlaku untuk tahun model 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.