Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar Usul Evaluasi Kurikulum Pendidikan Calon Polisi

📅 Senin, 13 Jan 2025, 15:36 WIB | Oleh:
Pakar Usul Evaluasi Kurikulum Pendidikan Calon Polisi Doc: ist
Ket. Polri

JAKARTA – Berbagai kejadian yang dilakukan sejumlah polisi belakangan, maka perlu dilakukan evaluasi pendidikan calon anggota Polri. Usul ini datang dari pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Hibnu Nugroho, Senin (13/1).

“Evaluasi kurikulum pendidikan calon anggota kepolisian diperlukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan kewenangan setelah lulus dan bertugas menjadi polisi,” tutur Hibdnu.

Semua kurikulum harus dievaluasi baik bintara maupun perwira. Evaluasi dilakukan baik di Sekolah Polisi Negara maupun Akademi Kepolisian.

Menurutnya, evaluasi kurikulum pendidikan tersebut dikaitkan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polri serta institusi Polri yang bertugas sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum.

Selain itu, kata dia, perlu ada implementasi yang tegas di dalam menjalankan kewenangannya tersebut.

Dia melanjutkan, kemampuan psikologis calon polisi juga harus diperkuat selama menjalani pendidikan agar lebih mampu mengendalikan diri saat menjalankan tugas-tugas kepolisian terutama ketika membawa senjata.

Sementara itu, bagi yang sudah bertugas sebagai polisi, khususnya yang memegang senjata, pimpinan Polri harus mengasesmen kembali bahwa orang itu masih pas emosionalnya atau tidak. Ini untuk mengetahui dia masih layak memegang senjata atau tidak.

Jangan semuanya membawa senjata karena polisi sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hokum. Ini diungkapkan sebagai sorotan sejumlah kasus yang melibatkan oknum polisi.

Terkait dengan pengayom dan pelindung, dia mengatakan harus ada evaluasi kembali mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan polisi dengan memberikan rasa aman dan nyaman, tanpa menggunakan senjata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.