Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Duka, Diplomat Senior Hasjim Djalal Tutup Usia, Berikut Profilnya

📅 Senin, 13 Jan 2025, 09:18 WIB | Oleh:
Kabar Duka, Diplomat Senior Hasjim Djalal Tutup Usia, Berikut Profilnya Doc: ANTARA
Ket. Diplomat senior dan ahli Hukum Laut Internasional Hasjim Djalal

JAKARTA - Diplomat senior sekaligus ahli hukum laut Indonesia yang diakui secara internasional, Hasjim Djalal, wafat pada usia 90 tahun di Jakarta pada Minggu (12/1). Hasjim mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 16:40 WIB dan dikelilingi oleh istri, anak, cucu serta saudara-saudara.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh diplomat dan juga mantan wakil menteri luar negeri RI Dino Patti Djalal, yang juga merupakan putranya, melalui media sosial X di Jakarta, Minggu.

"Mohon doanya agar arwah beliau mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT dan agar jasa-jasanya untuk NKRI selalu dikenang dengan baik. Amin," Tulis Dino melalui unggahan tersebut.

Almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Taman Cilandak III, Jakarta Selatan, dan rencananya dimakamkan pada Senin.

Profil dan perjalanan karier

Hasjim Djalal lahir pada 25 Februari 1934 di Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat. Lulusan University of Virginia itu dikarunia tiga anak yakni Dino Patti Djalal, Iwan Djalal dan Dini Djalal.

Ia menerima gelar Master of Law dari Universitas Virginia, di mana dirinya menjadi mahasiswa Indonesia pertama di universitas tersebut.

Hasjim memiliki karier yang cukup cemerlang. Ia juga dikenal sebagai sosok pionir diplomasi Indonesia yang mampu menaikkan citra bangsa di mata dunia. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1981-1983.

Kemudian pada 1983-1985 ia mengabdikan dirinya sebagai Duta Besar RI untuk Kanada dan pada 1990-1993 menjadi Duta Besar RI di Jerman. Hasjim diketahui menjadi salah satu diplomat Indonesia yang berperan dalam penyusunan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) yang disahkan pada tahun 1982.

Menurut keterangan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Hasjim bersama menteri luar negeri RI kala itu, Mochtar Kusumaatmadja, berperan memperjuangkan gagasan negara kepulauan serta wawasan nusantara, sebagaimana diamanatkan Deklarasi Juanda, supaya diakui komunitas internasional.

Semasa hidupnya, Hasjim Djalal banyak berkarya melalui peluncuran buku dan mengabdi untuk Indonesia. Ia menulis buku Indonesian Struggle for the Law of the Sea (1979), Indonesia and the Law of the Sea (1995) dan Preventive Diplomacy in Southeast Asia: Lesson Learned (2003).

Setelah pensiun, ia masih aktif menulis buku dan artikel di berbagai media dan menjadi pembicara di berbagai forum tentang masalah hukum laut internasional.

Sang putra, Dino Patti Djalal, meneruskan jejak hidup ayahnya sebagai diplomat ulung, dengan menjadi Duta Besar Berkuasa Penuh untuk Amerika Serikat sejak 2010.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.