Percepat Transformasi Pembangunan Sektor Pariwisata Indonesia
📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 06:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Widiyanti Putri Wardhana dilantik sebagai Menteri Pariwisata dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Widi, sapaan akrabnya, menduduki jabatan nomor satu di institusi yang merupakan pemisahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Widi menggantikan pendahulunya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Periode 2020-2024, Sandiaga Salahuddin Uno dan merupakan satu dari lima menteri perempuan di Kabinet Merah Putih. Perempuan paruh baya ini merupakan profesional di bidang bisnis dan investor yang telah menjadi pengusaha lebih dari 30 tahun.
Tak hanya bisnis, lulusan Universitas Pepperdine, Amerika Serikat pada 1993 tersebut juga aktif di kegiatan sosial sebagai filantropis. Dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia (YJI) untuk periode 2018-2024 dan Ketua Yayasan Teladan Utama serta Dewan Pengawas Yayasan Kawula Madani.
Pascapandemi Covid-19, sektor pariwisata terus menggeliat menyusul meningkatkan mobilitas orang, baik di dalam negeri maupun global. Ke depan, sektor pariwisata digadang-gadang menjadi salah satu mesin baru untuk wewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen. Pasalnya, Indonesia mempunyai potensi keindahan alam dan keragaman budaya yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara (wisman).
Wartawan Koran Jakarta, Fredrikus W Sabini belum lama ini mewawancarai Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam beberapa kesempatan terkait pengelolaan dan pengembangan pariwisata di Tanah Air ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa saja prinsip yang Anda pegang dalam mengemban tugas sebagai Menpar?
Pertama, integritas adalah segalanya, menjadi teladan dalam setiap perilaku, keputusan dan tindakan. Ingatlah bahwa integritas adalah pondasi kepercayaan publik dan keberhasilan organisasi. Seluruh prinsip tersebut amat penting dipegang teguh oleh seluruh jajarannya ketika menjalankan tugas yang dipercayakan oleh masyarakat.
Selain integritas, bagi saya penting juga untuk fokus pada pelayanan publik, utamanya adalah melayani masyarakat. Saya mendorong pejabat memastikan setiap keputusan dan langkah yang diambil agar selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pejabat di Kementerian Pariwisata juga harus berkomitmen dan tidak hanya bekerja keras, tetapi memastikan setiap usaha dapat menghasilkan dampak yang nyata, serta menetapkan target yang jelas dan melakukan evaluasi secara berkala.
Yang keempat saling menguatkan, bukan menjatuhkan. Dalam rumah ini, kita adalah satu keluarga, satu keluarga besar. Bangun kerja sama harmonis, saling mendukung dan menjaga kekuatan bersama demi mencapai tujuan bersama.
Prinsip selanjutnya adalah berani mengambil tanggung jawab. Pejabat diharapkan tidak takut menghadapi tantangan, sehingga jika terjadi kesalahan dalam perjalanan pekerjaan, maka segera memperbaiki.
Kemudian, membangun budaya kerja yang adaptif karena di tengah perubahan yang cepat, fleksibilitas adalah kunci. Oleh karenanya, saya mengajak pejabat agar selalu terbuka terhadap teknologi dan cara kerja baru yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi Kementerian Pariwisata.
Para pejabat dan jajarannya juga diharapkan dapat bekerja dengan hati dan nurani. Saya harap tidak menjadikan pekerjaan hanya sekadar rutinitas, tapi melibatkan hati dan nurani dalam setiap tindakan. Sehingga hasilnya mampu membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh banyak orang.
Anda melantik 102 pejabat di Kemenpar tidak lama setelah Anda dilantik. Apa harapan Anda terhadap pejabat pejabat tersebut?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!