Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Transformasi Pembangunan Sektor Pariwisata Indonesia

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 06:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sejak momentum pelantikan oleh Presiden Prabowo sampai saat ini, Kementerian Pariwisata telah menjalankan program Quick Win ini. Dalam program BBWI ini, Kemenpar telah melaksanakan tujuh kegiatan Road to Gerakan Wisata Bersih untuk membangkitkan kesadaran masyarakat, wisatawan, dan pelaku pariwisata atas isu penting ini.

Kami juga sudah membentuk satgas untuk mengawal ini. Program ini akan diluncurkan secara resmi pada Rakornas Pariwisata pada Februari 2025.

Progress terkait intensifikasi BBWI adalah kehadiran dan dukungan dalam beberapa kegiatan apresiasi dan pameran. Seperti saat Garuda Indonesia Travel Festival (GATF) 2024, Kemenpar telah mempromosikan produk wisata Indonesia, mulai dari akomodasi hingga transportasi wisata, untuk menarik lebih banyak wisatawan nusantara.

Kami juga berkolaborasi dengan Kemenkomarves dalam Malam Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI), yang melibatkan 204 daerah dan 757 video, meraih lebih dari 3,7 juta views di YouTube, serta mempromosikan kampanye #DiIndonesiaAja.

Ada juga pameran #DiIndonesiaAja Travel Fair (DIATF) di 4 kota (Surabaya, Jakarta, Medan, dan Makassar) yang berhasil mencatatkan transaksi mencapai 58,5 miliar rupiah.

Sedangkan pada program Tourism 5.0, Kemenpar telah menjajaki kelanjutan inisiatif ini dengan pengembang AI untuk merancang penggunaan AI dan digitalisasi lebih lanjut, beyond quick win.

Kami juga konsisten mendukung event daerah, nasional, dan internasional karena multiplier efect ekonomi dari event sangat tinggi.

Target apa akan dicapai Kemenpar tahun ini?

Di tahun 2025, Kementerian Pariwisata diamanatkan untuk mencapai beberapa target utama. Yakni kunjungan wisatawan mancanegara ditargetkan sebanyak 14,6-16 juta kunjungan, wisatawan nusantara sebanyak 1,08 miliar pergerakan, kontribusi pariwisata ke PDB (produk domestik bruto) sebesar 4,6 persen, devisa pariwisata sebesar 19-22,1 miliar dollar AS, dan jumlah tenaga kerja pariwisata sebanyak 25,8 juta orang.

Apa saja lima program terobosan Kemenpar pada 2025 dalam mendukung Asta Cita?

Untuk melanjutkan dari quick win dan melihat peluang, tantangan, dan aspirasi yang ada, Kemenpar merancang lima program terobosan pada 2025. Programprogram ini mendukung Asta Cita, juga dengan harapan meningkatkan citra dan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Di antaranya Gerakan Wisata Bersih sejalan dengan Asta Cita 8, yang dimana program ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan destinasi wisata, yang merupakan perhatian utama dan daya tarik bagi wisatawan domestik dan internasional. Kebersihan menjadi elemen penting dalam sapta pesona pariwisata.

Tourism 5.0 sejalan dengan Asta Cita 4, yang dimana program melanjutkan dari quick win, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi untuk memperluas dan meningkatkan efektivitas pemasaran pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...

Galungan Berpotensi Meningkatkan Inflasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Galungan Berpotensi Meningk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.