Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Transformasi Pembangunan Sektor Pariwisata Indonesia

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 06:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat Kementerian Pariwisata yang akan menduduki jabatan yang baru. Jabatan ini adalah amanah bukan sekadar kehormatan. Amanah ini harus dijalankan dengan hati, integritas dan keberanian.

Banyak keluhan soal keamanan di tempat tempat wisata, apalagi marak kasus kurang mengenakan yang dialami wisatawan mancanegara saat liburan Nataru lalu. Bagaimana Anda mengatasi masalah ini?

Kami menyesalkan dan prihatin terhadap tindakan-tindakan negatif yang akan memberikan citra buruk terhadap pariwisata Indonesia. Kami sangat menaruh perhatian besar terhadap hal ini, dan mendorong pihak yang berwenang untuk upaya investigasi dan penyelesaian secara tegas.

Pemerintah berusaha memastikan ruang pariwisata Indonesia aman dari tindakan-tindakan pidana. Kementerian Pariwisat akan meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan terkait dan masyarakat dalam upaya menghadirkan ruang pariwisata yang aman dan nyaman.

Kemenpar tentu tidak bisa bekerja sendiri, tapi kami yakin dengan semangat yang sama kita dapat mewujudkan cita-cita pariwisata nasional yang memberikan dampak luas terhadap masyarakat.

Image pariwisata juga rusak pada konser Djakarta Warehouse Project (DWP) di Jakarta beberapa waktu lalu. Ada pemerasan oleh aparat kepolisian. Bagaimana tanggapan Anda?

Kemenpar mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri khususnya Divisi Propam Polri yang telah bergerak cepat bertindak menginvestigasi insiden ini dan telah mengamankan 18 oknum aparat polisi terduga pelaku. Peristiwa ini sangat disesalkan karena selain merugikan juga jelas memberikan citra negatif di tengah upaya besar pemerintah dalam mendorong promosi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Kementerian Pariwisata sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan promotor acara dan pihak kepolisian untuk dapat segera menindaklanjuti dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sejak informasi dan keresahan dari wisatawan tersebut muncul ke publik.

Kementerian Pariwisata menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan dampak yang ditimbulkan dari peristiwa ini.

Bagaimana tanggapan Anda terhadap respon Polri?

Langkah cepat Polri ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Kami mendukung Polri dalam pencegahan praktik penyalahgunaan narkoba dan langkah-langkah penegakan hukum tanpa mengganggu keamanan dan kenyamanan wisatawan juga masyarakat. Kami siap berkolaborasi lebih kuat dan melakukan perbaikan-perbaikan ke depan.

Seperti apa efek dari geralan event sepanjang 2024?

Sepanjang 2024, Kemenpar telah mendukung 109 event dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024 yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. KEN 2024 berhasil menarik kunjungan wisatawan, baik domestik dan internasional, sebesar 8,4 juta pengunjung. Selain itu, KEN 2024 juga mencatatkan perputaran ekonomi sebesar 13,57 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.