Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MenPANRAB Minta BKN Percepat Penyelesaian Penguatan Sistem Merit

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
MenPANRAB Minta BKN Percepat Penyelesaian Penguatan Sistem Merit Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian PANRB
Ket. Menteri PANRB Rini Widyantini saat acara Pelantikan PPT Madya dan Fungsional Ahli Utama di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (10/1).

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berharap Badan Kepegawaian Negara (BKN) dapat bergerak cepat menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah mulai dari penguatan sistem merit hingga pengelolaan data terintegrasi.

“BKN memegang peran penting dalam pengelolaan kepegawaian nasional. Reformasi birokrasi yang kita jalankan membutuhkan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Maka sejumlah pekerjaan rumah BKN harus dapat segera dituntaskan,” kata Rini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/1).

Dia menyampaikan BKN harus menyusun gebrakan yang memastikan rekrutmen, penempatan, dan promosi ASN dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, pengelolaan data ASN yang terintegrasi juga harus jadi fokus BKN di tengah upaya pemerintah melakukan transformasi digital.

“Saya berharap ke depan data ASN ini bisa akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Tentunya untuk mencapai kondisi yang kita inginkan, BKN harus memanfaatkan teknologi informasi dengan maksimal,” tuturnya.

Selain penguatan sistem merit dan pengelolaan data terintegrasi, Rini juga meminta agar BKN secara aktif melakukan pembinaan manajemen ASN melalui pelaksanaan pengawasan, pembinaan, dan penyempurnaan sistem manajemen ASN.

BKN juga perlu memastikan pelaksanaan asesmen bagi ASN dapat menilai dan mengembangkan kompetensi ASN secara profesional dan objektif.

Ia menekankan pentingnya pelayanan kepegawaian kepada ASN dilakukan secara profesional, efisien, dan berbasis teknologi modern.

“Saya mengharapkan agar sinergi, kolaborasi dan kerja bersama yang selama ini telah terbangun dengan sangat baik, agar terus ditingkatkan, khususnya antara Kementerian PANRB, BKN, dan LAN. Pelaksanaan program dan kegiatan prioritas, serta pencapaian outcome bersama, mari kita terus lanjutkan, sempurnakan dan tingkatkan kualitasnya,” pungkas Rini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.