Ilmuwan: 2024 Jadi Tahun Pertama Pemanasan Global di Atas 1,5 Derajat Celcius
📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 00:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPresiden terpilih AS Donald Trump, yang akan menjabat pada 20 Januari, telah menyebut perubahan iklim sebagai tipuan, meskipun ada konsensus ilmiah global bahwa perubahan iklim disebabkan oleh manusia dan akan memiliki konsekuensi yang parah jika tidak ditangani.
AS mengalami 24 bencana iklim dan cuaca pada tahun 2024 dengan biaya kerusakan melebihi 1 miliar dollar AS, termasuk badai Milton dan Helene, menurut Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional.
Chukwumerije Okereke, yang mengajar tata kelola iklim global dan kebijakan publik di Universitas Bristol, Inggris, mengatakan tonggak 1,5 derajat C seharusnya menjadi peringatan keras bagi para aktor politik utama untuk bersatu.
"Terlepas dari semua peringatan yang telah diberikan para ilmuwan, negara-negara... terus gagal memenuhi tanggung jawab mereka," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, gas rumah kaca utama, mencapai titik tertinggi baru sebesar 422 bagian per juta pada tahun 2024, kata C3S.
Sedangkan Zeke Hausfather, ilmuwan peneliti di lembaga nirlaba AS Berkeley Earth, memperkirakan tahun 2025 akan menjadi salah satu tahun terpanas yang pernah tercatat, tetapi kemungkinan tidak menduduki peringkat teratas. “Tahun ini masih akan berada di antara tiga tahun terhangat,” katanya.
Hal ini karena meskipun faktor terbesar yang menghangatkan iklim adalah emisi yang disebabkan oleh manusia, suhu pada awal tahun 2024 mendapat tambahan dorongan dari El Nino, pola cuaca hangat yang kini mengarah ke La Nina yang lebih dingin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!