Pengembangan Pertanian yang Hemat Air Harus Diperluas
📅 Senin, 06 Jan 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim RedaksiMaka perlu pendampingan penyuluh pertanian dalam penanaman, ada metode jajar legowo yang juga lebih efisien. Demikian pula pencegahan beberapa perlakuan penanaman yang tidak baik seperti memotong ujung tanaman saat tanam, usia benih optimal saat tanam dan lain-lain.
Kementerian PU perlu lebih mencermati pada irrigation water loss yang terjadi. Selain itu, local value yang telah ada di masyarakat perlu tetap dilestarikan karena selain menjadi budaya bangsa, juga telah terbukti mampu memberikan sumbangsih. Subak di Bali misalnya, ini bukan hanya sekadar fasilitas irigasi namun juga menyangkut kelembagaan/ pranata tata kelola. Ada juga Mitra Cai di wilayah Sunda, Dharma Tirta di Jateng, atau Hippa (himpunan petani pemakai air) di Jatim,” tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!