Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Tingkatkan Kewaspadaan, Sulsel Didominasi Bencana Hidrometeorologi Basah

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Tingkatkan Kewaspadaan, Sulsel Didominasi Bencana Hidrometeorologi Basah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Makassar, Kamis (2/01/2025).

Makassar - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengemukakan jenis bencana yang mendominasi wilayah Sulawesi Selatan adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan curah hujan ekstrem.

"Mayoritas wilayah yang mengalami intensitas curah hujan tinggi menyebabkan terjadinya luapan air sungai, dan banjir, serta tanah longsor. Selain itu kejadian cuaca ekstrem menyebabkan angin kencang," ujarnya pada Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Makassar, Kamis.

Dia menyampaikan dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), jumlah kejadian bencana di Sulsel 2023 merupakan tahun dengan jumlah kejadian bencana tertinggi. Adapun jenis bencana yang paling sering terjadi adalah cuaca ekstrem 45,51 persen, diikuti bencana banjir 33,71 persen, dan tanah longsor 10,67 persen.

Hal ini pun dibenarkan oleh prakiraan cuaca yang dirilis pihak BMKG pada kesempatan yang sama.

Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa sepekan ke depan curah hujan sedang hingga sangat lebat yang berpotensi terjadi di Kabupaten Selayar, Bulukumba, Gowa, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Wajo, Sidrap, Pinrang, Bantaeng, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara, Makassar, Parepare dan Palopo.

"Daerah tersebut perlu waspada dan melakukan penanganan sesuai potensi wilayah masing-masing," ujarnya.

Dwikorita mengungkapkan prediksi bencana yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem di Januari mendatang.

Dia menyebut Sulsel ini sangat istimewa mulai dari Desember, Januari, Februari, Maret hingga Juni 2025 mengalami puncak musim hujan untuk wilayah yang berbeda-beda.

Khusus pada Januari 2025, utamanya di 2-7 Januari ini beberapa wilayah di Sulsel di antaranya Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Soppeng berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Pastikan Layan...
Megapolitan
Wali Kota: Warga Kini Bisa ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Pengelo...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.