Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CEO Jeju Air Minta Maaf Secara Terbuka kepada Para Korban Kecelakaan Pesawat

📅 Minggu, 29 Des 2024, 13:10 WIB | Oleh:
CEO Jeju Air Minta Maaf Secara Terbuka kepada Para Korban Kecelakaan Pesawat Doc: Korea Times/Yonhap
Ket. CEO Jeju Air Kim E-bae membungkuk untuk menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban kecelakaan pesawat dalam konferensi pers di Seoul, 29 Desember.

SEOUL - CEO maskapai Jeju Air, Kim E-bae, meminta maaf secara terbuka kepada para korban kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Muan di Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Minggu (29/12).

Dalam jumpa pers singkat, Kim E-bae dan beberapa bos perusahaan menundukkan kepala. Ia mengatakan mendukung para korban adalah prioritas utama mereka saat ini.

Menurut Korea Times, Minggu (29/12), korban tewas dalam kecelakaan tersebut bertambah menjadi 96 orang.

Meskipun total ada 181 orang di dalamnya, otoritas penyelamat menduga hampir semua orang lainnya, kecuali dua orang yang diselamatkan, juga tewas dalam kecelakaan itu.

Dua orang yang selamat, keduanya yang merupakan awak pesawat telah dikeluarkan dari puing pesawat dan upaya penyelamatan masih terus dilakukan.

Sebelumnya, penerbangan Boeing 737-800 yang dioperasikan oleh maskapai Jeju Air membawa 181 penumpang dan tiba di Bandara Muan dari Bangkok, Thailand.

Rekaman yang beredar di internet menunjukkan pesawat keluar landasan pacu dan menabrak tembok, sebelum terbakar.

Belum ada penyebab yang dikonfirmasi, namun pemadam kebakaran mengatakan mereka yakin tabrakan dengan burung dan cuaca buruk mungkin menjadi penyebabnya.

Maskapai penerbangan Jeju Air telah mengubah situs webnya menjadi warna hitam dan menerbitkan permintaan maaf secara daring.

Jeju Air adalah maskapai penerbangan bertarif rendah terpopuler di Korea, yang terbang ke puluhan tujuan di seluruh Asia.

Negara ini berada di tengah krisis politik akut, setelah presidennya mencoba memberlakukan darurat militer.

Penjabat presiden dan Wakil Perdana Menteri Choi Sang-mok - yang baru bertugas selama 48 jam – telah tiba di lokasi untuk mengawasi operasi pemulihan dan mendukung keluarga yang ditinggalkan.

Ia memerintahkan otoritas terkait untuk mengerahkan semua personel dan peralatan guna menyelamatkan para korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Liverpool Didesak Datangkan...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.