Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Politik Terus Meningkat, Presiden Sementara Korea Selatan Terancam Dimakzulkan

📅 Rabu, 25 Des 2024, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketegangan Politik Terus Meningkat, Presiden Sementara Korea Selatan Terancam Dimakzulkan Doc: ANTARA/Yonhap News
Ket. Presiden sementara Korea Selatan, Han Duck-soo.

Seoul - Partai oposisi utama Korea Selatan, Partai Demokrat (DP), pada Selasa menyatakan tekad untuk memakzulkan Presiden sementara Han Duck-soo atas penolakannya memberlakukan dua rancangan undang-undang mengenai penunjukan jaksa khusus.

RUU tersebut ditargetkan untuk memungkinkan penyelidikan terhadap Presiden Yoon Suk Yeol dan Ibu Negara Kim Keon Hee.

Park Chan-dae, pemimpin fraksi DP, menyampaikan pernyataan tersebut segera setelah rapat Kabinet yang dipimpin oleh Han berakhir tanpa meninjau dua RUU.

RUU itu memuat mandat bagi jaksa khusus untuk menyelidiki penerapan darurat militer, yang diumumkan Yoon dan berlangsung singkat, serta tuduhan korupsi yang melibatkan sang ibu negara.

“Kami akan segera memulai prosedur pemakzulan terhadap Presiden sementara dan Perdana Menteri Han Duck-soo,” kata Park dalam pertemuan partai.

Menurut Park, Han secara jelas memperlihatkan penolakan terhadap pemberlakuan RUU tersebut.

“Tidak ada cara lain untuk menafsirkan ini selain (sebagai taktik) untuk mengulur waktu dan memperpanjang pemberontakan,” katanya, sambil merujuk pada anggapan bahwa Yoon melakukan pemberontakan karena memberlakukan darurat militer.

DP sebelumnya mengancam akan mengambil langkah-langkah untuk memakzulkan Han kecuali presiden sementara Korsel itu menandatangani RUU tersebut pada Selasa.

Namun, DP belum memutuskan kapan akan mengambil langkah-langkah pemakzulan.

Partai tersebut mungkin masih akan melihat terlebih dahulu apakah Han akan menunjuk hakim untuk mengisi kekosongan di Mahkamah Konstitusi menjelang sidang pengambilan keputusan atas pemakzulan oleh Majelis Nasional terhadap Yoon terkait dekret darurat militer.

Seorang pejabat senior pada Kantor Perdana Menteri menyayangkan adanya ancaman yang dikeluarkan DP untuk memakzulkan Han.

“Saya sangat menyayangkan dan meyakini mereka akan mempertimbangkan ini lebih hati-hati ke depannya,” katanya kepada para wartawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.